Jambi, MINA – Cuaca di wilayah Sumatra, Senin (31/8) masih cenderung didominasi kondisi kering seiring berlangsungnya puncak musim kemarau. Namun, hujan lokal masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah, terutama Sumatra bagian utara dan tengah.
Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi kemarau semakin meluas pada periode 27 Agustus–2 September 2026. Meski demikian, potensi hujan lokal tetap ada di sebagian wilayah Indonesia.
Di Sumatera Utara, sejumlah wilayah berpotensi mengalami hujan ringan hingga hujan yang disertai petir. Kondisi berawan juga masih diprakirakan terjadi di beberapa daerah.
Sementara Jambi diprakirakan mengalami cuaca cerah hingga berawan dengan peluang hujan ringan di sejumlah wilayah. Suhu di beberapa daerah berkisar sekitar 24–33 derajat Celsius.
Baca Juga: Jadwal Sepak Bola Hari Ini: Inggris vs Ceko, Pesta Gol Membayangi
Untuk Sumatera Selatan, cuaca relatif cerah hingga cerah berawan, meski beberapa daerah berpotensi mengalami udara kabur. Suhu dapat mencapai sekitar 34–35 derajat Celsius.
Kondisi kering tersebut perlu menjadi perhatian karena dapat meningkatkan risiko kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). BMKG sebelumnya juga mengingatkan bahwa pengaruh El Niño sangat kuat dan IOD positif turut mendukung kondisi kering di sebagian besar wilayah Indonesia.
Masyarakat diimbau tetap memantau perkembangan cuaca BMKG, menghemat penggunaan air, serta tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan selama periode kemarau. []
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic