Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Delegasi 26 Negara Hadiri Peringatan KAA 2026, Semangat Anti-Kolonialisme Kembali Digaungkan

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Ahad, 12 Juli 2026 - 09:16 WIB

Ahad, 12 Juli 2026 - 09:16 WIB

39 Views ㅤ

Delegasi 26 Negara Hadiri Peringatan KAA 2026, Semangat Anti-Kolonialisme Kembali Digaungkan
Peringatan Konferensi KAA 2026 (foto : x)

Bandung, MINA – Sebanyak 26 delegasi dari negara sahabat menghadiri rangkaian peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) 2026 yang digelar di Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (11/7).

Kehadiran para delegasi bersama duta besar, perwakilan kementerian, dan tokoh internasional menjadi momentum memperkuat kembali semangat solidaritas, kerja sama, dan diplomasi yang diwariskan Konferensi Asia Afrika.

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain mengatakan penyelenggaraan peringatan KAA tidak hanya mempererat hubungan persahabatan antarnegara, tetapi juga memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

Menurutnya, Bandung sebagai kota jasa dan wisata memiliki peluang besar memperoleh manfaat dari penyelenggaraan agenda internasional secara berkelanjutan.

Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat

Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, peringatan KAA tahun ini menghadirkan sejumlah agenda baru, antara lain talkshow, pameran, dan forum khusus yang mengangkat isu Palestina.

Pada hari kedua, panitia menjadwalkan pidato perwakilan Palestina di hadapan mahasiswa dan para diplomat sebagai bentuk penguatan pesan kemerdekaan, perdamaian, dan solidaritas yang menjadi ruh Konferensi Asia Afrika.

Konferensi Asia Afrika pertama kali diselenggarakan di Bandung pada 18–24 April 1955 dengan diikuti 29 negara dari Asia dan Afrika.

Pertemuan bersejarah tersebut melahirkan Dasasila Bandung, yang menegaskan prinsip penghormatan terhadap kedaulatan, penyelesaian sengketa secara damai, penolakan kolonialisme, serta penguatan kerja sama antarbangsa yang hingga kini masih menjadi salah satu fondasi diplomasi negara-negara berkembang.

Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat

Pemerintah Kota Bandung juga terus mendorong pengakuan internasional terhadap Gedung Merdeka sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

Upaya tersebut diharapkan semakin mengukuhkan posisi Bandung sebagai kota bersejarah yang melahirkan salah satu tonggak penting diplomasi Global South dan gerakan antikolonialisme pada abad ke-20.

Peringatan KAA 2026 menjadi pengingat bahwa nilai-nilai yang lahir dari Bandung lebih dari tujuh dekade lalu tetap relevan di tengah dinamika geopolitik dunia saat ini.

Di tengah berbagai konflik internasional, semangat Dasasila Bandung diharapkan terus menjadi inspirasi bagi negara-negara Asia dan Afrika dalam memperjuangkan perdamaian, keadilan, serta hak setiap bangsa untuk menentukan nasibnya sendiri. []

Baca Juga: Forum Zakat Soroti Perlindungan dan Profesionalisme Amil

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda

Indonesia
Wamenlu RI Anis Matta (foto: Kemlu RI l
Internasional
Dunia Islam