Jakarta, MINA – Anggota DPRD DKI Jakarta mendorong pemasangan kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV) dimaksimalkan di sejumlah lokasi strategis dan rawan kejahatan di ibu kota. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat pengawasan serta meningkatkan rasa aman masyarakat.
Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, mengatakan optimalisasi CCTV perlu segera dilakukan seiring maraknya aksi kriminalitas jalanan, khususnya kasus begal di wilayah Jakarta Barat (Jakbar). Menurutnya, peningkatan tindak kejahatan telah memicu keresahan warga dan menjadi sorotan publik.
“Pemasangan CCTV di titik-titik rawan sangat penting untuk mencegah tindak kriminal sekaligus membantu aparat dalam proses penindakan dan pengungkapan kasus,” kata Kenneth di Jakarta, baru-baru ini.
Ia menyoroti maraknya aksi kejahatan yang bahkan memunculkan julukan “Gotham City” bagi Jakarta Barat di media sosial. Fenomena tersebut, menurut Kenneth, menjadi alarm bagi seluruh pihak untuk memperkuat sistem keamanan lingkungan.
Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat
Kenneth menilai, keberadaan CCTV tidak hanya berfungsi sebagai alat pemantau, tetapi juga dapat memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan serta mempercepat respons aparat keamanan ketika terjadi tindak kriminal.
Untuk merealisasikan pengadaan perangkat tersebut, Kenneth mengusulkan adanya skema kerja sama dengan berbagai pihak. Salah satunya melalui optimalisasi dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan swasta maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
“Pengadaan CCTV bisa dilakukan melalui kolaborasi, termasuk memanfaatkan dana CSR perusahaan swasta dan BUMD agar pemasangannya lebih luas dan efektif,” ujarnya.
Ia berharap, dengan dukungan berbagai pihak, pemasangan CCTV di wilayah strategis dan rawan kejahatan dapat segera terealisasi guna menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat Jakarta. []
Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic