Gaza, MINA – Tentara penjajah Israel kembali melanggar kesepakatan gencatan senjata di Jalur Gaza pada Jumat (11/9), hari ke-337 berturut-turut, dengan melancarkan penembakan dan pemboman di beberapa wilayah Gaza. Dua warga Palestina syahid akibat serangan tersebut.
Seperti dikutip dari Pusat Informasi Palestina, seorang warga Palestina tewas dan sembilan lainnya terluka dalam serangan drone Israel di dekat pintu masuk Kamp Al-Sumoud, barat Khan Younis, Gaza selatan.
Sementara itu, warga Palestina Mohammed Shamali meninggal akibat luka yang dideritanya ketika pasukan Israel menargetkan sekelompok warga Palestina di lingkungan Al-Daraj, Kota Gaza.
Di Gaza tengah, sumber lokal mengatakan kendaraan militer Israel melepaskan tembakan di timur Deir al-Balah. Sebuah peluru juga menghantam rumah keluarga Abdul Jawad di dekat pintu masuk Jalan Abu Hosni di kota tersebut, meskipun tidak ada korban luka yang dilaporkan.
Baca Juga: Jumlah Perempuan Palestina di Penjara Israel Capai 88 Orang
Di Gaza selatan, kendaraan militer Israel melepaskan tembakan di timur dan selatan Khan Younis, sementara kapal perang Israel menembak dari lepas pantai kota tersebut. Pasukan Israel juga melepaskan tembakan ke arah garis pantai Kota Gaza.
Serangan terbaru ini merupakan bagian dari pelanggaran Israel yang terus berlanjut terhadap kesepakatan gencatan senjata yang berlaku di Gaza sejak 10 Oktober 2025.
Data yang dirilis Kementerian Kesehatan Gaza menyoroti meningkatnya korban manusia sejak gencatan senjata berlaku.
Kementerian melaporkan bahwa 1.358 warga Palestina telah tewas dan 4.541 lainnya terluka dalam pelanggaran Israel terhadap kesepakatan gencatan senjata.[]
Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Hebron Setelah 10 Hari Serangan Militer
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic