Istanbul, MINA – Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan pada Sabtu (26/9) menyatakan bahwa penjahat perang seharusnya berada di ruang pengadilan, bukan di podium PBB, seraya menegaskan mereka yang melakukan genosida harus dimintai pertanggungjawaban.
“Penjahat perang tidak pantas berada di podium PBB, melainkan di ruang pengadilan untuk mempertanggungjawabkan kejahatan yang telah mereka lakukan dan darah yang telah mereka tumpahkan,” ujar Erdogan dalam acara penutupan Pameran Dagang Internasional MUSIAD EXPO ke-21 dan Forum Bisnis Internasional ke-29 di Istanbul. Anadolu melaporkan.
“Jika pelaku genosida tidak dimintai pertanggungjawaban di hadapan hukum dan sejarah, kekejaman serupa akan terulang kembali,” tambahnya.
Erdogan menegaskan kembali dukungan Turkiye bagi rakyat Palestina dengan mengatakan: “Rakyat Palestina tidak sendirian ataupun ditelantarkan.”
Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal
“Saudara-saudari kita di Gaza tidak berjuang sendirian dalam menuntut hak dan keadilan,” tegasnya.
“Kami akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk menyuarakan kebenaran dan menjadi suara bagi mereka yang tertindas,” ujarnya.
Erdogan lebih lanjut mengatakan kawasan dengan Turkiye sebagai pusatnya sedang mengalami badai krisis yang hebat,sementara sistem global menghadapi kebuntuan dalam hal legitimasi, representasi, dan keadilan.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi
















Mina Indonesia
Mina Arabic