Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

FDP Tempatkan Dai di Aceh Singkil, Fokus Perkuat Pembinaan Mualaf Perbatasan

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Kamis, 7 Mei 2026 - 07:00 WIB

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:00 WIB

33 Views ㅤ

Forum Dakwah Perbatasan (FDP) mengirim enam dai ke sejumlah desa di Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh (foto: for MINA)

Banda Aceh, MINA – Forum Dakwah Perbatasan (FDP) kembali memperkuat syiar Islam di kawasan perbatasan dengan mengirim enam dai ke sejumlah desa di Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh.

Penugasan tersebut difokuskan untuk memperkuat pembinaan mualaf, meningkatkan literasi Al-Qur’an, serta menghidupkan aktivitas keagamaan masyarakat di wilayah perbatasan Aceh-Sumatera Utara.

Ketua FDP, dr. Nurkhalis, mengatakan, para dai yang ditugaskan telah ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) resmi dan akan menjalankan amanah dakwah selama satu tahun penuh di Kecamatan Danau Paris.

Menurutnya, keberadaan dai di daerah perbatasan menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan akidah masyarakat sekaligus memperkuat fungsi masjid dan mushalla sebagai pusat pembinaan umat.

Baca Juga: Ketua Maemuna Center Indonesia: Palestina Ujian bagi Nurani

“Para dai akan fokus memakmurkan masjid dan mushalla melalui shalat berjamaah lima waktu, mengajarkan Iqra’ dan Al-Qur’an, membimbing praktik ibadah, serta menghidupkan pengajian rutin dengan materi tauhid, fiqh, dan akhlak,” ujar Nurkhalis di Banda Aceh, Rabu (6/5).

Ia menambahkan, para dai juga memiliki tugas strategis dalam membina para mualaf dan melakukan kaderisasi generasi muda Islam di wilayah perbatasan. Selain menjadi khatib Jumat dan penggerak kegiatan dakwah, para dai diharapkan mampu membangun pendekatan sosial dan kultural dengan masyarakat setempat agar proses pembinaan berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Enam desa yang menjadi lokasi penugasan tersebut meliputi Lae Geucheh, Situban Makmur, Lae Balno, Lae Sipola Singkohor, Teluk Nibong, dan Suka Makmur yang berada di Kecamatan Danau Paris.

Kawasan ini dikenal memiliki tingkat interaksi lintas budaya dan agama yang cukup tinggi sehingga membutuhkan pendampingan dakwah yang intensif, khususnya bagi para mualaf yang memerlukan penguatan aqidah dan pemahaman dasar keislaman.

Baca Juga: Sarbini Abdul Murad: Panas di Monas Tak Seberapa Dibanding Gaza

Koordinator FDP Wilayah Aceh Singkil, Ustaz Muchlis Pohan, turut menyerahkan para dai kepada unsur Muspika Danau Paris sebagai bentuk sinergi antara lembaga dakwah dan pemerintah setempat.

Sejak berdiri pada 2015, FDP aktif menjalankan berbagai program sosial-keagamaan di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal), seperti pengiriman dai pedalaman, pembangunan masjid dan mushalla, beasiswa pendidikan, layanan kesehatan massal, bantuan rumah dhuafa, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat tanpa riba.

Program tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan sosial dan menjaga identitas keislaman masyarakat di kawasan perbatasan. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Ahmad Shobri Lubis, Ketua PA 212: Gaza Tetap Teguh, Palestina Segera Merdeka

Rekomendasi untuk Anda

Info MINA
Indonesia
Info MINA