Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

FIFA Buka Peluang Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Negara

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Senin, 13 Juli 2026 - 06:16 WIB

Senin, 13 Juli 2026 - 06:16 WIB

45 Views ㅤ

Presiden FIFA, Gianni Infantino (foto: Skysport)

Zurich, MINA – Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) membuka peluang untuk kembali menambah jumlah peserta putaran final Piala Dunia menjadi 64 negara mulai edisi 2030.

Dalam laman resmi FIFA yang terbit Ahad (12/7), wacana tersebut akan dibahas secara resmi setelah Piala Dunia 2026 berakhir, menyusul penilaian positif FIFA terhadap format baru yang melibatkan 48 tim pada turnamen tahun ini.

Presiden FIFA Gianni Infantino mengatakan usulan tersebut akan dikaji oleh komite-komite terkait sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh penyelenggaraan Piala Dunia 2026.

Menurutnya, turnamen sepak bola terbesar di dunia harus mampu memberikan kesempatan lebih luas kepada negara-negara dari seluruh konfederasi untuk tampil di panggung internasional, bukan hanya didominasi kekuatan tradisional dari Eropa dan Amerika Selatan.

Baca Juga: Megawati Hangestri Tampil Buruk, IBK Altos Tekuk Hyundai Hillstate 3-0

Infantino menilai format 48 peserta yang pertama kali diterapkan pada Piala Dunia 2026 telah menunjukkan hasil yang menggembirakan. Ia menyebut kualitas persaingan semakin merata, dengan tim-tim dari berbagai benua mampu bersaing dan mencatatkan prestasi yang lebih baik dibanding edisi-edisi sebelumnya.

Salah satu indikator yang disorot adalah meningkatnya jumlah wakil Afrika yang berhasil melaju ke fase gugur, yang dinilai menjadi bukti berkembangnya kualitas sepak bola di kawasan tersebut.

Jika usulan tersebut disetujui, Piala Dunia 2030 akan menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah dengan 64 negara peserta. Turnamen itu sendiri telah ditetapkan berlangsung di tiga negara utama, yakni Spanyol, Portugal, dan Maroko, sementara Uruguay, Argentina, serta Paraguay akan menjadi tuan rumah pertandingan pembuka sebagai bagian dari peringatan 100 tahun penyelenggaraan Piala Dunia sejak edisi perdana pada 1930.

Penambahan peserta juga berpotensi mengubah format kompetisi dan menambah jumlah pertandingan yang harus digelar.

Baca Juga: Pakhtakor vs Al-Nassr: 2-6, Tuan Rumah Dibantai

Wacana tersebut diperkirakan akan memunculkan perdebatan di kalangan pemangku kepentingan sepak bola dunia. Pendukung gagasan itu menilai perluasan peserta akan memperbesar peluang negara-negara berkembang untuk tampil di Piala Dunia dan mendorong pemerataan perkembangan sepak bola global.

Sebaliknya, sejumlah pihak sebelumnya mengkhawatirkan semakin padatnya kalender kompetisi internasional, meningkatnya beban fisik pemain, serta tantangan logistik bagi negara penyelenggara.

Piala Dunia 2026 sendiri menjadi tonggak sejarah karena untuk pertama kalinya diikuti 48 tim dan digelar di tiga negara, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Sebelum edisi ini, putaran final Piala Dunia hanya diikuti 32 negara sejak 1998 hingga 2022. Keputusan mengenai kemungkinan ekspansi menjadi 64 peserta diperkirakan baru akan diambil FIFA setelah seluruh proses evaluasi terhadap penyelenggaraan Piala Dunia 2026 selesai dilakukan. []

Baca Juga: Pakhtakor vs Al-Nassr: 1-3 pada Babak Pertama, Joao Felix Brace

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda

MINA Sport
MINA Sport
MINA Sport
MINA Sport
MINA Sport