Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ghana Deportasi Warga Israel Usai Insiden di Bandara Ben Gurion

Arina Islami Editor : Rudi Hendrik - Kamis, 11 Desember 2025 - 17:45 WIB

Kamis, 11 Desember 2025 - 17:45 WIB

6 Views ㅤ

Bandara Ben Gurion [Foto: MEMO]

Accra, MINA – Pemerintah Ghana resmi mendeportasi tiga warga Israel sebagai respons atas dugaan perlakuan tidak manusiawi terhadap tiga pelancong Ghana di Bandara Ben Gurion, Tel Aviv.

Keputusan ini diumumkan Kementerian Luar Negeri Ghana pada Rabu (10/12). Melansir Middle East Monitor.

Menurut pernyataan resmi, otoritas Zionis Israel diduga memperlakukan para pelancong Ghana secara tidak pantas dan bahkan mengusir mereka tanpa alasan yang sah.

Menyikapi tindakan tersebut, Ghana menyebut keputusan deportasi adalah langkah timbal balik atas “praktik memalukan yang merusak martabat manusia.”

Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal

Duta Besar Israel tidak berada di Accra sehingga kuasa usaha kedutaan Israel dipanggil oleh Kementerian Luar Negeri Ghana untuk menerima protes diplomatik.

Kedua negara kemudian sepakat untuk meredakan ketegangan secara damai, namun Ghana menegaskan tetap berkomitmen menjaga martabat setiap warga Ghana.

Kementerian menekankan bahwa Ghana mengharapkan semua negara sahabat, termasuk Zionis Israel, untuk memperlakukan warga Ghana dengan rasa hormat yang sama sebagaimana mereka memperlakukan warga negara mereka sendiri.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Ghana melaporkan bahwa para pelancong Ghana mengalami “penargetan sengaja dan perlakuan kasar” sejak Ahad (7/12) di Bandara Ben Gurion.

Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi

Insiden tersebut mencakup perlakuan tidak manusiawi dan penahanan tujuh warga Ghana, termasuk empat anggota delegasi parlemen yang hadir dalam konferensi keamanan siber internasional di Tel Aviv.

Setelah upaya diplomatik intensif, pihak berwenang Zionis Israel membebaskan empat anggota parlemen Ghana dan mendeportasi tiga warga Ghana lainnya—yang kemudian direspons Ghana dengan deportasi tiga warga Israel sebagai tindakan balasan diplomatik.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: AS Dilaporkan Serang Pulau Qeshm di Selat Hormuz, Ledakan Terdengar di Pesisir Selatan Iran

Rekomendasi untuk Anda

Palestina
Internasional
Indonesia
Internasional
MINA Sport
Indonesia
Internasional
Info MINA