Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gus Kikin Pimpin PBNU 2026-2031, Dipilih Melalui Musyawarah Ahlul Halli wal Aqdi

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Senin, 31 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:22 WIB

61 Views ㅤ

KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) terpilih sebagai Ketua Umum PBNU 2026-2031 (foto: NU)

Jombang, MINA – KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026–2031.

Penetapan dilakukan melalui musyawarah mufakat Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) dalam rangkaian Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8) pagi.

Keputusan tersebut dibacakan anggota AHWA, KH Anwar Iskandar, di hadapan peserta Muktamar. Sembilan anggota AHWA sebelumnya melakukan musyawarah tertutup untuk menentukan satu nama dari lima calon Ketua Umum PBNU yang telah mendapatkan persetujuan Rais Aam terpilih, KH Miftachul Akhyar.

Lima nama yang masuk dalam proses musyawarah AHWA merupakan hasil penjaringan peserta Muktamar. Beberapa nama lain yang sebelumnya memperoleh dukungan dalam tabulasi tidak dilanjutkan karena terkait ketentuan mengenai jabatan politik, termasuk Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Menteri Sosial Saifullah Yusuf yang masih menjabat sebagai menteri.

Baca Juga: Menko Yusril: Kasus Penyadapan Presiden Belum Mengarah ke Makar

Terpilihnya Gus Kikin juga menandai penerapan mekanisme baru dalam pemilihan Ketua Umum PBNU. Sebelumnya, Sidang Pleno III Muktamar ke-35 NU menyepakati bahwa Ketua Umum PBNU dipilih melalui AHWA. Keputusan tersebut diambil melalui voting tertutup dengan 401 suara mendukung AHWA, 150 suara mempertahankan mekanisme one man one vote, dan satu suara tidak sah.

Gus Kikin merupakan pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang. Sebelum ditetapkan sebagai Ketua Umum PBNU, ia termasuk salah satu nama yang masuk bursa calon Ketua Umum dan sebelumnya menyampaikan pentingnya menjaga kerukunan warga NU dalam proses Muktamar. Ia menegaskan bahwa siapa pun yang terpilih harus tetap mengedepankan kebersamaan di tubuh NU.

Dengan terpilihnya Gus Kikin, kepemimpinan PBNU masa khidmah 2026–2031 kini berada di bawah pasangan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam dan KH Abdul Hakim Mahfudz sebagai Ketua Umum. Keduanya ditetapkan melalui mekanisme AHWA, menandai perubahan penting dalam tata kelola pemilihan kepemimpinan tertinggi NU pada Muktamar ke-35. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Listyo Sigit Ditahan di Mabes Polri, Kasus Penyadapan HP Presiden Prabowo

Rekomendasi untuk Anda

Kolom
Sosok
Indonesia
Indonesia
MINA Sport
Internasional
Info MINA
Indonesia