Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hamas: Israel Targetkan Polisi Sipil di Gaza untuk Sebarkan Kekacauan

Hasanatun Aliyah Editor : Widi Kusnadi - Senin, 11 Mei 2026 - 10:41 WIB

Senin, 11 Mei 2026 - 10:41 WIB

51 Views

Serangan Terbaru Israel Tewaskan Dua Warga Palestina di Gaza Selatan
Ilustrasi: serangan udara Israel di Jalur Gaza pada 31 Januari 2026. (Foto: X)

Gaza, MINA – Gerakan perlawanan Hamas mengutuk terus berlanjutnya penargetan personel polisi sipil di Jalur Gaza oleh tentara penjajah Israel dan mengatakan hal tersebut adalah bagian dari upaya sistematis untuk merusak stabilitas sosial serta menyebarkan kekacauan.

Seperti dikutip dari Palinfo, Senin (11/5), Hamas menggambarkan pembunuhan kepala penyelidikan polisi Khan Yunis sebagai tindakan pengecut dan kriminal.

Hamas menyatakan serangan yang terus berlangsung dimaksudkan untuk mempertahankan keadaan tanpa hukum dan menggagalkan upaya memulihkan kehidupan normal serta menyediakan layanan bagi warga di tengah kondisi sulit di Gaza.

Hamas juga mengungkap data terbaru korban tewas akibat serangan Israel sejak gencatan senjata terbaru berlaku. Lebih dari 850 warga Palestina telah tewas sejak Oktober lalu.

Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900

Hamas kembali menyerukan komunitas internasional, khususnya para mediator dan pihak yang menjamin kesepakatan, untuk segera campur tangan menghentikan serangan Israel serta bekerja memberikan perlindungan internasional dan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina.

Polisi sipil Gaza yang berada di bawah kendali pemerintahan pejuang Hamas sejak Hamas sejak 2007. Polisi ini sering disebut “Gaza Police”, “Palestinian Civil Police in Gaza”, atau “Hamas-run police force.”

Secara historis, polisi Palestina sendiri sebenarnya dibentuk setelah Oslo Accords pada 1994 sebagai bagian dari pembentukan Otoritas Palestina.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa

Rekomendasi untuk Anda