Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hati-hati Pemudik! Jalur Majalengka Berisiko Longsor Saat Musim Hujan

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Senin, 16 Maret 2026 - 16:38 WIB

Senin, 16 Maret 2026 - 16:38 WIB

44 Views ㅤ

Persiapan mudik (foto: IG)

Majalengka, MINA – Pemerintah Kabupaten Majalengka mengimbau para pemudik yang melewati wilayahnya untuk meningkatkan kewaspadaan terkait potensi cuaca ekstrem dan risiko longsor di sejumlah jalur strategis sepanjang arus mudik Lebaran 2026.

Bupati Majalengka, Eman Suherman, menyampaikan kondisi cuaca masih diprediksi dinamis hingga April mendatang. Hal ini berpotensi memicu curah hujan tinggi yang bisa berdampak pada keselamatan perjalanan khususnya melalui jalur rawan bencana hidrometeorologi.

Eman menyoroti beberapa titik yang perlu mendapat perhatian khusus pemudik, seperti jalur provinsi Kuningan–Cikijing di kawasan Sindangpanji serta jalur Maja–Talaga di wilayah Cikebo. Lokasi tersebut masuk dalam kategori rawan longsor saat hujan turun dengan intensitas tinggi.

Mengantisipasi kemungkinan bencana, pemerintah daerah telah menyiagakan berbagai unsur penanganan. Personel dari BPBD, Dinas PUPR, Satpol PP dan Damkar, serta relawan Tagana disiapkan untuk merespons cepat apabila terjadi gangguan pada akses jalan. Alat berat juga ditempatkan di sejumlah titik strategis guna mempercepat pembersihan material jika terjadi longsor.

Baca Juga: Semeru Erupsi Dua Kali Hari Ini, Warga Diminta Jauhi Aliran Besuk Kobokan

Kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem bukan hanya penting di Majalengka, tetapi juga di wilayah Ciayumajakuning pada umumnya. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi pola cuaca di masa peralihan musim akan tetap tidak stabil sehingga kemungkinan hujan lebat, angin kencang, hingga potensi banjir dan longsor masih tinggi.

Para pemudik diimbau untuk selalu memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Selain itu, persiapan teknis kendaraan dan istirahat yang cukup juga dinilai krusial untuk mengurangi risiko selama perjalanan jauh.

Diharapkan dengan antisipasi dini dan kesiapsiagaan seluruh pihak, arus mudik yang melewati jalur yang rawan bencana dapat tetap berjalan lancar dan aman meski menghadapi tantangan cuaca ekstrem di sejumlah daerah. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Presiden Prabowo Copot Listyo Sigit dari Kepala Staf Kepresidenan Usai Ditetapkan Tersangka Penyadapan

Rekomendasi untuk Anda

Info MINA
Info MINA
Info MINA