Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di 9 Wilayah Sumut

Ansaf Muarif Gunawan Editor : Rudi Hendrik - Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:02 WIB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:02 WIB

35 Views ㅤ

Banjir Bandang dan Longsor di Sumut (Doc : BNPB)

Medan, MINA – Banjir dan tanah longsor melanda sembilan kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur sejumlah wilayah sejak Selasa (27/10) hingga Rabu (28/10).

Bencana tersebut menyebabkan akses jalan terputus, permukiman terendam, dan ratusan warga mengungsi, meskipun tidak ada korban jiwa yang dilaporkan hingga Kamis (29/10).

Kabid Penanganan Darurat Peralatan dan Logistik BPBD Sumatera Utara, Sri Wahyuni Pancasilawati, menyebutkan sembilan wilayah terdampak meliputi Kabupaten Deli Serdang, Kota Binjai, Kota Medan, Mandailing Natal, Tapanuli Selatan, Langkat, Padanglawas Utara, Simalungun, dan Asahan.

Di Kabupaten Deli Serdang, longsor terjadi pada Rabu (28/10) di Desa Panen, Kecamatan Biru-Biru, tepatnya di Jalan Sarilaba.

Baca Juga: Harga Emas Hari Ini, Selasa 3 November 2026

Material longsor menyebabkan akses jalan terputus dan tidak dapat dilalui. Banjir juga merendam lima kecamatan, yakni Bangun Purba, Sunggal, Delitua, Tanjung Rejo, dan Hamparan Perak.

Kerusakan tanggul Sungai Sei Putih di Desa Punden Rejo, Dusun II, turut memperparah kondisi banjir.

Tanggul tersebut mengalami kerusakan sepanjang sekitar lima meter, sementara ketinggian air mencapai 70 sentimeter dan memaksa sebagian warga meninggalkan rumah untuk mencari tempat yang lebih aman.

Di Kota Medan, banjir yang terjadi sejak Rabu malam berdampak pada empat kecamatan, yaitu Medan Tuntungan, Medan Maimun, Medan Johor, dan Medan Helvetia.

Baca Juga: Cuaca Jakarta Hari Ini Berawan, Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Ringan

Ketinggian air berkisar 20 hingga 150 sentimeter. Data sementara BPBD mencatat sebanyak 603 orang mengungsi di sejumlah lokasi, termasuk masjid dan kantor kelurahan.

Sementara itu, banjir juga melanda Kecamatan Huta Bargot dan Panyabungan Utara di Kabupaten Mandailing Natal serta Kecamatan Serapit dan Besitang di Kabupaten Langkat.

Di wilayah lain, longsor mengganggu akses jalan di jalur Sipirok–Tarutung, Kabupaten Tapanuli Selatan, serta Desa Sipaho Simpang Barumun, Kecamatan Halongonan, Kabupaten Padanglawas Utara.

Longsor turut terjadi di Kabupaten Simalungun, Selasa (27/10) malam akibat kondisi tanah tebing yang labil setelah hujan deras.

Baca Juga: Cuaca Sumatra Hari Ini, Waspadai Hujan Petir dan Angin Kencang

Sementara itu di Kabupaten Asahan, longsor dilaporkan terjadi di Desa Silau Jawa dan Desa Sei Kopas, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge. Dua titik badan jalan di Dusun V dan Dusun IX Desa Sei Kopas berpotensi terputus apabila terjadi longsor susulan.

BPBD Sumatera Utara bersama petugas terkait terus melakukan pendataan, penanganan darurat, dan pemantauan wilayah terdampak.

Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan deras, banjir susulan, serta pergerakan tanah, khususnya di sekitar bantaran sungai, lereng, dan jalur transportasi yang rawan longsor. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Tiga Kabupaten Aceh Hadapi Ancaman Hujan Tinggi hingga 10 November

Rekomendasi untuk Anda

Info MINA
Info MINA
Info MINA