Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Herzog, Ben-Gvir Berseteru Soal Perpecahan Masyarakat Israel

Hasanatun Aliyah Editor : Rudi Hendrik - Senin, 25 Mei 2026 - 23:25 WIB

Senin, 25 Mei 2026 - 23:25 WIB

45 Views

Ben-Gvir Desak Warga Israel Persenjatai Diri Usai Serangan di Beit She’an (Doc : Anadolu)

Tel Aviv, MINA – Presiden Israel Isaac Herzog melontarkan peringatan serius tentang meningkatnya sikap brutal di tengah masyarakat Israel. Peringatan ini langsung mendapat respons keras dari Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir, yang memperlihatkan betapa dalamnya perpecahan politik di negara tersebut.

Dalam pidatonya pada acara Jerusalem Unity Prize 2026 di Kediaman Presiden, Senin (25/5), Herzog mengaku sebenarnya ingin berbicara tentang persatuan. Namun, ia merasa prihatin karena kekerasan dan sikap tidak manusiawi kini semakin marak di Israel.

“Yang membuat saya sedih, kita hidup di masa di mana kekerasan bukan satu-satunya yang muncul ke permukaan,” ujar Herzog.

Ia memperingatkan bahwa proses “brutalisasi yang mengerikan” ini awalnya muncul dari pinggiran, namun kini mulai mengancam arus utama masyarakat Israel. “Kami tidak akan membiarkan itu terjadi,” tegasnya.

Baca Juga: Eisenkot Tolak Gabung Pemerintahan Netanyahu

Herzog mencontohkan meningkatnya angka pembunuhan terhadap warga Arab di Israel serta serangan-serangan yang dilakukan oleh kelompok tak bertanggung jawab di Tepi Barat sebagai bukti dari kekerasan yang ia maksud.

Pernyataan ini sontak membuat Ben-Gvir geram. Menteri yang aksinya terhadap para aktivis flotilla Gaza baru-baru ini menuai kecaman global itu langsung menyerang balik.

“Presiden yang menyebut ratusan ribu warga Israel sebagai binatang tidak layak menjabat. Titik,” tulis Ben-Gvir di media sosial X.

Para anggota parlemen dari partai Ben-Gvir, Jewish Power, juga ikut mengkritik Herzog. Mereka menilai pernyataan presiden justru akan memperlebar jurang perpecahan yang sudah ada di masyarakat Israel.[]

Baca Juga: Israel Lanjutkan Penangkapan Warga Gaza Saat Kembali dari Pengobatan Luar Negeri 

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda