Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hujan Lebat dan Angin Kencang Berpotensi Terjadi di Tanah Air 1 September

Ansaf Muarif Gunawan Editor : Ali Farkhan Tsani - Selasa, 1 September 2026 - 06:32 WIB

Selasa, 1 September 2026 - 06:32 WIB

16 Views ㅤ

Ilustrasi badai angin kencang.(Foto: FB)

Jakarta , MINA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat serta angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia pada Selasa (1/9).

Meski sebagian besar wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau, dinamika atmosfer masih dapat memicu pertumbuhan awan hujan secara lokal. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan hujan dengan intensitas bervariasi dan berlangsung secara sporadis.

BMKG memprakirakan curah hujan pada periode Agustus III hingga September II 2026 secara umum berada pada kategori rendah hingga menengah, sekitar 0–150 milimeter per dasarian. Curah hujan rendah, yakni kurang dari 50 milimeter per dasarian, masih mendominasi sejumlah wilayah Indonesia.

Kondisi kemarau tersebut dipengaruhi antara lain oleh fenomena El Nino kategori sangat kuat dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif yang cenderung menekan aktivitas konvektif serta mendukung kondisi kering di sebagian wilayah Indonesia.

Baca Juga: Jadwal Sepak Bola Hari Ini: Inggris vs Ceko, Pesta Gol Membayangi

Namun, sejumlah dinamika atmosfer masih memungkinkan terbentuknya awan hujan. MJO, gelombang Rossby Ekuator, serta daerah konvergensi dan konfluensi dapat meningkatkan pengumpulan dan pengangkatan massa udara sehingga memicu pertumbuhan awan hujan.

BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Kalimantan Utara dan Papua Pegunungan

Sementara itu, potensi angin kencang diprakirakan terjadi di Bali, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Papua Barat Daya, dan Papua Pegunungan.

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca seperti banjir, genangan, pohon tumbang, serta gangguan aktivitas akibat hujan lebat dan angin kencang.

Baca Juga: Gelombang Laut hingga 4 Meter Berpotensi Terjadi di Sejumlah Perairan Indonesia 5-8 Oktober Mendatang

Masyarakat juga diminta terus memantau informasi prakiraan cuaca terbaru dari BMKG, terutama sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Harga Emas Hari Ini, Selasa 6 Oktober 2026

Rekomendasi untuk Anda