Jakarta, MINA — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menerbitkan imbauan resmi pada Sabtu (28/2) kepada jamaah umrah Indonesia, menyusul perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada penyesuaian operasional penerbangan internasional.
Dalam imbauan tersebut, Kemenhaj RI menyampaikan bahwa sejumlah penerbangan menuju dan dari Arab Saudi berpotensi mengalami penjadwalan ulang, penundaan, hingga pembatalan. Kondisi ini dinilai dapat memengaruhi kelancaran perjalanan jamaah umrah.
Sehubungan dengan hal itu, Kemenhaj RI meminta jamaah untuk secara berkala memeriksa status penerbangan sebelum berangkat ke bandara guna menghindari kendala perjalanan.
“Pastikan status penerbangan secara berkala sebelum berangkat ke bandara,” tulis Kemenhaj, dikutip HIMPUHNEWS, Ahad (1/3).
Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat
Selain itu, Kemenhaj RI mengimbau seluruh jamaah umrah Indonesia agar tetap tenang dan mengikuti arahan resmi dari maskapai penerbangan, Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), serta otoritas terkait selama proses keberangkatan dan kepulangan.
Pemerintah menegaskan bahwa koordinasi terus dilakukan bersama Perwakilan Republik Indonesia di Arab Saudi untuk memastikan keselamatan serta pelayanan jamaah tetap terjaga di tengah dinamika situasi kawasan.
“Kemenhaj dan Perwakilan Republik Indonesia di Arab Saudi bersama otoritas terkait terus berupaya memastikan agar jamaah tetap aman dan terlayani dengan baik,” tulis imbauan tersebut. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat
















Mina Indonesia
Mina Arabic