Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indonesia Desak Investigasi Transparan Usai Prajurit TNI Gugur di Lebanon

sajadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Senin, 30 Maret 2026 - 16:41 WIB

Senin, 30 Maret 2026 - 16:41 WIB

24 Views ㅤ

Pasukan Perdamaian PBB (UNIFIL)

Jakarta, MINA – Pemerintah Indonesia mengecam keras serangan yang menyebabkan gugurnya satu prajurit penjaga perdamaian serta tiga lainnya yang terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon selatan dan mendesak dilakukan penyelidikan menyeluruh.

“Kami mengutuk keras kejadian ini dan menyerukan investigasi yang komprehensif serta transparan,” tulis Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) di X, Senin (30/3).

Insiden tersebut terjadi akibat tembakan artileri tidak langsung di sekitar posisi kontingen Indonesia dekat Adchit Al Qusayr pada 29 Maret 2026, di tengah eskalasi konflik antara militer Israel dan kelompok bersenjata setempat.

Pemerintah Indonesia menyampaikan penghormatan tertinggi kepada prajurit yang gugur atas dedikasinya dalam menjaga perdamaian dunia. Selain itu, perhatian juga diberikan kepada korban luka.

Baca Juga: Ketua Maemuna Center Indonesia: Palestina Ujian bagi Nurani

“Kami sangat berduka atas kehilangan ini. Penghormatan setinggi-tingginya kami sampaikan kepada prajurit yang gugur. Doa kami bersama keluarga yang ditinggalkan, serta harapan agar personel yang terluka segera pulih sepenuhnya,” tambah pernyataan Kemlu.

Indonesia kini berkoordinasi erat dengan UNIFIL untuk proses pemulangan jenazah serta penanganan medis terbaik bagi korban luka. Pemerintah memastikan seluruh langkah dilakukan secara cepat dan optimal.

Indonesia jug menekankan pentingnya perlindungan terhadap pasukan penjaga perdamaian sesuai hukum internasional.

“Keamanan dan keselamatan pasukan penjaga perdamaian harus dihormati setiap saat. Serangan terhadap mereka tidak dapat diterima dan merusak upaya kolektif dalam menjaga perdamaian dan stabilitas,” tegas Kemlu.

Baca Juga: Sarbini Abdul Murad: Panas di Monas Tak Seberapa Dibanding Gaza

Dalam pernyataannya, Indonesia juga kembali mengutuk serangan Israel di Lebanon selatan serta mendesak semua pihak untuk menahan diri.

Pemerintah menyerukan penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Lebanon, penghentian serangan terhadap warga sipil dan infrastruktur, serta kembali ke jalur dialog dan diplomasi guna mencegah eskalasi lebih lanjut.

Pemerintah Indonesia menegaskan akan terus berkoordinasi dengan PBB dan otoritas terkait, serta memantau secara ketat perkembangan situasi di kawasan tersebut.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Ahmad Shobri Lubis, Ketua PA 212: Gaza Tetap Teguh, Palestina Segera Merdeka

Rekomendasi untuk Anda