New York, MINA – Zohran Mamdani dilantik sebagai Wali Kota New York City dalam sebuah prosesi pada Kamis (1/1). Pelantikan akan digelar di bekas stasiun kereta bawah tanah, sebuah lokasi yang sarat makna bagi warga kota metropolitan tersebut.
Jaksa Agung Negara Bagian New York, Letitia James, akan memimpin langsung pengambilan sumpah jabatan Mamdani. Ia menilai pemilihan lokasi pelantikan sangat tepat karena sistem transportasi umum menjadi simbol kesetaraan dan ruang perjumpaan bagi seluruh lapisan masyarakat New York.
“Terlepas dari semua kekuatan dan kelemahan kita sebagai individu, kita menaiki kereta bersama, menuju tempat-tempat yang jauh dan luas,” ujar Letitia James, seperti dikutip Al-Jazeera.
James menegaskan, Mamdani terpilih sebagai wali kota karena visinya tentang kebersamaan dan keadilan sosial di tengah keberagaman kota New York. Menurutnya, setiap warga memiliki hak yang sama atas kota tersebut, tanpa memandang latar belakang sosial maupun jalur kereta bawah tanah yang mereka gunakan.
Baca Juga: Trump Ancam Gunakan Veto Usai Demokrat Menang Pemilu Sela AS
“Zohran adalah wali kota kita berikutnya karena dia memahami betapa pentingnya warga New York hidup berdampingan. Semua berhak atas kota tempat kita berkembang,” katanya.
Pemilihan bekas stasiun kereta bawah tanah sebagai lokasi pelantikan disebut merupakan keputusan simbolik dari Mamdani. Tempat itu mencerminkan identitas kelas pekerja yang selama ini menjadi denyut nadi New York, sekaligus menandai harapan akan masuknya kota tersebut ke dalam peluang era baru yang lebih inklusif dan berkeadilan.
Pelantikan ini menjadi penanda awal kepemimpinan Mamdani, yang diharapkan mampu menjawab tantangan sosial, ekonomi, dan ketimpangan perkotaan di salah satu kota paling berpengaruh di dunia. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Demokrat Unggul di Pemilu Sela AS, Keisha Bottoms hingga Deb Haaland Ukir Sejarah Baru
















Mina Indonesia
Mina Arabic