Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Iran-Azerbaijan Tanda Tangani Memorandum Bangun PLTA di Ordubad

- Jumat, 13 Januari 2017 - 19:29 WIB

Jumat, 13 Januari 2017 - 19:29 WIB

11 Views ㅤ

Presiden Azerbaijan Meletakkan Batu Pondasi untuk Resmikan PLTA di Ordubad.

Presiden Azerbaijan Meletakkan Batu Pondasi untuk Resmikan PLTA di Ordubad.

 

Nakchivan, 14 Rabi’ul Akhir 1438/ 13 Januari 2017 (MINA) – Menteri Energi Iran Hamid Chitchian dan Menteri Pembangunan Ekonomi Azerbaijan Shahin Mustafayev menandatangani memorandum untuk membangun dan mengoperasikan pembangkit listrik tenaga air di Ordubad dan Marazad, Azerbaijan.

Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev melakukan peletakan batu pondasi sebagai tanda peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Ordubad.

Dilansir dari Azerbaijan News Agency pada Jum’at (13/1), Presiden mendengarkan beberapa penjelasan tentang komponen pembangkit listrik tenaga air yang memiliki kapasitas pembangkit sebesar 36 megawatt.

Baca Juga: Afghanistan Tolak Laporan PBB yang Tunjukkan Peningkatan Budidaya Tanaman Opium Empat Kali Lipat

Selain pemasangan tiga unit pembangkit listrik dengan kapasitas 12 megawatt, ada beberapa proyek lain yang akan dikerjakan berupa tempat hiburan, yaitu danau buatan yang membutuhkan lahan berkapasitas 1,5 juta meter kubik dan membuat bendungan serta saluran irigasi yang panjangnya sekitar 12.738 meter.

Ordubad terletak di Republik Otonomi Nakhchivan yang merupakan eksklave milik Azerbaijan.

Nakhchivan, ibukota Republik Otonomi Nakhchivan adalah pusat perdagangan kuno dan beberapa sejarahwan menganggap kota ini didirikan pada abad ke-16 SM. Menurut legenda, kota ini didirikan oleh Nabi Nuh. (T/anj/RI-1)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Baca Juga: Australia Wacanakan Pemasangan Tombol Darurat di Kantor Anggota Parlemen

Rekomendasi untuk Anda

BMKG: Puncak Musim Kemarau 2026 Terjadi Juli-Agustus
Indonesia
Indonesia
Indonesia
Breaking News
Indonesia