Canberra, MINA – Pemerintah Australia mempertimbangkan pemasangan tombol darurat (panic button) di kantor-kantor anggota parlemen. Langkah ini dibahas menyusul meningkatnya ancaman terhadap politisi dan staf mereka, serta serangan terhadap anggota parlemen independen Helen Haines.
Perdana Menteri Anthony Albanese menyampaikan rencana itu dalam pidatonya di hadapan anggota parlemen Partai Buruh, Selasa (27/10). Ia menilai perlindungan bagi anggota parlemen dan staf perlu diperkuat, baik di kantor konstituen maupun di tempat tinggal.
Albanese belum merinci langkah yang akan diambil, tetapi menyebut alarm darurat yang terhubung langsung dengan aparat sebagai salah satu opsi. ABC melaporkan.
Menteri Dalam Negeri Tony Burke menambahkan, pemerintah juga mengkaji pengaturan keamanan di tempat pemungutan suara selama pemilu.
Baca Juga: Raja Yordania: Ambisi Ekspansionis Israel Ancaman Terbesar Masa Depan Kawasan
Sejumlah anggota parlemen mengusulkan koordinasi lebih erat dengan Kepolisian Federal Australia, pemasangan kamera pengawas (CCTV), dan perbaikan penerangan di sekitar kediaman pribadi politisi.
Pemicunya adalah serangan terhadap Haines, 65, wakil daerah pemilihan Indi sejak 2019, pada Senin (19/10) di depan kantor pemilihannya di Wangaratta, timur laut Melbourne.
Ia ditabrak kendaraan dua kali dan harus menjalani amputasi kedua kakinya. Polisi Victoria mendakwa Brendan Nugent, 43, warga Tarrawingee, dengan tiga pasal: mengemudi berbahaya hingga menyebabkan cedera serius, sengaja menyebabkan cedera serius, dan menyebabkan kerugian terhadap pejabat publik.
Kepolisian menyebut serangan itu terarah dan disengaja. Proses hukum terhadap Nugent masih berjalan.
Baca Juga: Knesset Baru Israel akan Gelar Sidang Perdana 10 November
Janji Albanese muncul beberapa jam setelah senator independen Fatima Payman mengkritik minimnya dukungan staf di kantornya dalam sidang pendapat Senat.
Payman meminta tambahan penasihat dan mempertanyakan keseriusan pemerintah menjaga kesejahteraan pekerja di lingkungan parlemen, ketika berbicara kepada Wakil Pemimpin Pemerintah di Senat, Don Farrell. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Ukraina Catat 292 WNI Diduga Bergabung dengan Militer Rusia
















Mina Indonesia
Mina Arabic