Teheran, MINA – Iran membantah laporan bahwa Pemimpin Tertingginya, Mojtaba Khamenei, dipindahkan ke Rusia untuk perawatan medis, dan menyebut klaim tersebut sebagai bagian dari “taktik perang psikologis.”
Duta Besar Iran untuk Moskow, Kazem Jalali, membantah laporan tersebut dalam sebuah pernyataan yang diposting di platform media sosial X pada Selasa (17/3), dan menegaskan pimpinan Iran tetap berada di dalam negeri. MEMO melaporkan.
“Ini adalah taktik perang psikologis baru. Para pemimpin Iran tidak perlu melarikan diri ke tempat perlindungan atau bersembunyi; tempat mereka adalah di jalanan dan di antara rakyat,” kata Jalali.
Ia menambahkan bahwa klaim tersebut dimaksudkan untuk menyebarkan informasi yang salah di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
Bantahan ini menyusul laporan di beberapa media Kuwait, yang menuduh bahwa Mojtaba Khamenei telah dipindahkan secara diam-diam ke Moskow untuk perawatan.
Sementara itu, Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov menolak berkomentar tentang laporan tersebut ketika ditanya oleh wartawan pada Senin.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun
















Mina Indonesia
Mina Arabic