Teheran, MINA – Pemerintah Iran menegaskan tidak lagi memasang ranjau di Selat Hormuz. Adapun tuduhan yang menyebut Teheran memasang ranjau di Selat Hormuz tidak memiliki dasar.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei menyatakan klaim tersebut merupakan distorsi terhadap fakta dan tidak mencerminkan situasi yang sebenarnya. Farsnews melaporkan, Selasa (7/7).
Baghaei mengatakan Iran menolak segala tuduhan yang mengaitkan negaranya dengan pemasangan ranjau di jalur pelayaran internasional tersebut.
Menurutnya, narasi yang berkembang justru mengabaikan fakta-fakta di lapangan dan berpotensi memperkeruh situasi keamanan di kawasan yang hingga kini masih diliputi ketegangan.
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
Dalam pernyataannya, Baghaei juga menegaskan bahwa berbagai tuduhan terhadap Iran tidak akan mengubah posisi Teheran dalam menjaga kepentingan nasional dan keamanan kawasan.
Ia menambahkan, retorika yang dilontarkan terhadap Iran tidak dapat mengaburkan persoalan yang lebih besar terkait perkembangan konflik di Timur Tengah.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah muncul tuduhan dari pejabat Jerman yang mengaitkan Iran dengan dugaan pemasangan ranjau di Selat Hormuz.
Namun, pemerintah Iran menegaskan tuduhan tersebut tidak disertai bukti yang dapat dipertanggungjawabkan dan karena itu menolaknya secara tegas.
Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun
Dalam beberapa pekan terakhir, kawasan Teluk kembali menjadi sorotan menyusul meningkatnya eskalasi pascakonflik antara Iran dan Israel.
Berbagai pihak internasional terus menyerukan penahanan diri agar ketegangan tidak berkembang menjadi ancaman yang lebih luas terhadap keamanan maritim maupun stabilitas kawasan Timur Tengah []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Usai Penutupan Konsulat di Yerusalem Timur
















Mina Indonesia
Mina Arabic