Philadelphia, MINA — Islam Makhachev resmi mengukuhkan posisinya di puncak sejarah Ultimate Fighting Championship (UFC). Petarung asal Dagestan tersebut berhasil mempertahankan sabuk juara kelas welter (welterweight) setelah menundukkan penantangnya, Ian Machado Garry.
Makhachev menang lewat keputusan mutlak (unanimous decision) dalam ajang UFC 330 di Xfinity Mobile Arena, Philadelphia, Ahad (16/8).
Tiga juri yang bertugas memberikan nilai 49-46, 49-46, dan 48-47 untuk keunggulan Makhachev.
Sejak awal pertarungan, Makhachev langsung mendominasi jalannya laga dengan keunggulan grappling dan wrestling. Momen krusial terjadi pada ronde kedua ketika Makhachev mendaratkan tendangan kepala (head kick) keras yang sempat menjatuhkan Garry ke kanvas.
Baca Juga: Usai Juara FIFA ASEAN Cup, Timnas Indonesia Bersiap Hadapi Piala Asia 2027
Meski Ian Garry sempat memberikan perlawanan ketat di ronde ketiga dan keempat lewat kombinasi pukulan jarak jauhnya, Makhachev kembali mengambil kendali penuh pada ronde pamungkas melalui kuncian serta kontrol posisi atas (top control) hingga bel akhir berbunyi.
Hasil ini mengukuhkan dominasi Makhachev sekaligus memecahkan rekor kemenangan beruntun terbanyak dalam sejarah UFC.
Makhachev kini mencatatkan 17 kemenangan berturut-turut di dalam oktagon, melampaui rekor legendaris milik Anderson Silva (16 kemenangan) yang bertahan selama bertahun-tahun.
Kemenangan di UFC 330 ini juga mencatatkan sejarah baru bagi Makhachev sebagai salah satu dari sedikit petarung dalam sejarah UFC yang sukses mempertahankan gelar juara di dua divisi berbeda (lightweight dan welterweight). []
Baca Juga: Ini Kata-Kata Pelatih John Herdman Usai Timnas Juara FIFA ASEAN Cup 2026
















Mina Indonesia
Mina Arabic