Tel Aviv, MINA – Tentara penjajah Israel pada Ahad (21/6) menyebutkan nama prajurit keempat yang tewas dalam serangan Hezbollah terhadap tank mereka di Lebanon selatan, sehingga jumlah korban tewas sejak Jumat (19/6) menjadi lima orang.
Dalam sebuah pernyataan militer, disebutkan bahwa Nave Habshoosh, 20 tahun, yang bertugas di Batalyon 52 Brigade 401, adalah prajurit keempat yang tewas dalam serangan tersebut.
Radio Angkatan Darat Israel melaporkan bahwa korban jiwa tersebut menjadikan jumlah tentara Israel yang tewas di Lebanon selatan sejak Kamis (18/6) menjadi lima orang.
Stasiun radio tersebut mengatakan setidaknya 12 tentara telah tewas dalam pertempuran dengan Hezbollah di Lebanon selatan pekan ini.
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
Tentara penjajah Israel meningkatkan serangannya di Lebanon selatan dan timur, meluncurkan lebih dari 200 serangan udara terhadap apa yang diklaim sebagai lokasi Hezbollah di Lebanon, meskipun ada gencatan senjata yang sedang berlangsung.
Menurut Anadolu, sebagian besar serangan Israel menghantam rumah-rumah dan infrastruktur sipil.
Kementerian Kesehatan Lebanon mengatakan setidaknya 105 orang tewas dan lebih dari 150 lainnya terluka dalam serangan Israel pada Jumat dan Sabtu.
Tentara Israel telah menewaskan hampir 4.000 orang, melukai lebih dari 12.000 lainnya, dan mengungsikan lebih dari 1 juta penduduk dalam serangan mematikan di Lebanon sejak 2 Maret, menurut otoritas Lebanon. []
Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic