Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jama’ah Muslimin Pantau Hilal Awal Ramadhan 1447 H di Sejumlah Wilayah Indonesia

Ali Farkhan Tsani Editor : Widi Kusnadi - Selasa, 17 Februari 2026 - 09:26 WIB

Selasa, 17 Februari 2026 - 09:26 WIB

37 Views ㅤ

Rukyatul hilal (Al-Quds Al-Araby)

Bogor, MINA – Jama’ah Muslimin (Hizbullah) melalui Pusat Observasi Falak (POF) dijadwalkan akan melaksanakan rukyatul hilal (pemantauan bulan sabit) untuk menentukan awal Ramadhan 1447 H di sejumlah wilayah Indonesia pada Selasa (17/2) sore.

Ketua POF, Najmu Izh-Harulhaq, Lc., M.A., menyampaikan bahwa pelaksanaan rukyatul hilal akan dilakukan di masing-masing wilayah dengan dukungan personel dan peralatan yang memadai.

Berdasarkan informasi dari POF, ijtima’ atau konjungsi markazi menjelang Ramadhan 1447 H terjadi pada Selasa malam, bertepatan dengan 30 Sya’ban 1447 H / 17 Februari 2026 M, pukul 19.10.48 WIB atau 15.10.48 waktu setempat (29 Sya’ban 1447 H menurut Waktu Umul Quro Makkah Al-Mukarromah).

Adapun posisi matahari dan bulan saat ijtima’ berada pada Buruj Dalwu, di 28° 32′ 57” darjah. Pemantauan hilal akan dilakukan pada Selasa sore, 29 Sya’ban 1447 H / 17 Februari 2026 M. POF memperkirakan hilal kemungkinan tidak akan terlihat, mengingat ijtima’ terjadi setelah terbenam matahari pada tanggal 29 Sya’ban.

Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat

Data astronomis menunjukkan bahwa lama hilal di atas ufuk pada keesokan harinya, Rabu (18/2), adalah selama 45 menit 38 detik. Posisi hilal setelah matahari terbenam diperkirakan berada pada Buruj Al-Haut 09° 57′ 33” dan pada manzilah As-Su’ud 10° 57′ 33”. Sementara itu, arah peredaran hilal berada di selatan bekas matahari dan condong ke utara.

POF menegaskan bahwa hasil hisab hanya merupakan perkiraan dan tidak dapat dijadikan satu-satunya dasar penetapan awal bulan Hijriah. Oleh karena itu, diperlukan Sidang Itsbat yang merujuk pada hasil pemantauan rukyat, baik di wilayah Indonesia maupun secara global di negara-negara Muslim lainnya.

Berdasarkan perhitungan hisab falakiyah dengan metode Syaekh Alauddin Ibnu As-Syatir Adimasyqi, serta mengacu pada kriteria imkanurrukyah alami dan penyesuaian kalender Hijriah global internasional di Istanbul, POF memprediksi bahwa 1 Ramadhan 1447 H akan jatuh pada Kamis (19/2). []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat

Rekomendasi untuk Anda

Dunia Islam
Palestina
Dunia Islam
Ramadhan 1446 H