Washington, MINA – Seorang pejabat Angkatan Laut Amerika Serikat mengatakan, kapal induk USS Abraham Lincoln dan tiga kapal perusak tiba di Samudra Hindia dari Laut Cina Selatan dan sedang dalam perjalanan ke Laut Arab.
Pejabat itu menambahkan, kapal induk itu akan bergabung dengan kapal perusak yang ditempatkan di Teluk. Al Jazeera melaporkan.
Kelompok kapal induk itu mencakup sekitar 5.000 pelaut dan marinir, skuadron jet tempur, helikopter dan pesawat serangan siber, menurut CBS.
Presiden AS Donald Trump mengkonfirmasi pada Kamis bahwa ada “sejumlah besar kapal yang bergerak menuju Timur Tengah untuk mengantisipasi keadaan darurat apa pun.”
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
Washington juga mengatakan, terus memantau dengan cermat situasi di Iran.
Komando Pusat AS mengumumkan kehadiran jet tempur F-15E Strike Eagle di wilayah tersebut untuk meningkatkan kesiapan.
Aktivitas logistik juga berlangsung, mirip dengan tahun lalu, ketika sistem rudal Patriot diangkut ke wilayah tersebut setelah pengeboman tiga situs nuklir utama.
Dalam perkembangan baru, media Israel melaporkan komandan Komando Pusat AS, Jenderal Brad Cooper, sudah tiba di Tel Aviv untuk mengadakan pertemuan dengan para pemimpin keamanan dan militer, yang dipimpin oleh Kepala Staf Eyal Zamir dan komandan Angkatan Udara.
Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Gegara Konsulat Yerusalem
Surat kabar Haaretz mengutip sumber mengatakan, kunjungan komandan AS itu ditujukan untuk berkoordinasi kemungkinan serangan terhadap Iran.
Channel 12 Israel mengatakan kunjungan itu dilakukan di tengah meningkatnya kekhawatiran di Israel bahwa Iran mungkin melakukan serangan.” []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun
















Mina Indonesia
Mina Arabic