Bengkulu, MINA – Pembelajaran tatap muka di sejumlah sekolah menengah atas (SMA) di Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, kembali berlangsung setelah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menipis, Selasa (27/10).
Meski aktivitas sekolah berangsur normal, pihak berwenang tetap mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan siswa dan tenaga pendidik.
Di SMA Negeri 1 Kepahiang, kegiatan belajar mengajar mulai berjalan normal. Para siswa yang mengikuti Tes Kompetensi Akademik (TKA) juga tidak lagi mengenakan masker saat mengikuti ujian.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Bengkulu, Zulhendri, mengatakan pembelajaran bagi siswa kelas 10 dan 11 serta pelaksanaan TKA kembali berlangsung seperti biasa dengan tetap memperhatikan kondisi lingkungan sekolah.
Baca Juga: Harga Emas Hari Ini, Selasa 3 November 2026
“Belajar seperti biasa walaupun posisi saat ini lagi mengikuti TKA. Kemudian untuk kelas 10 dan kelas 11 masih belajar seperti biasa,” ujar Zulhendri.
Ia menjelaskan, sekolah tetap mengatur aktivitas siswa agar tidak berkeliaran di halaman.
Kebijakan tersebut mengacu pada Surat Edaran Gubernur Bengkulu tentang Penyelenggaraan Pelayanan Pendidikan di Daerah Terdampak Kabut Asap.
Zulhendri juga mengimbau pihak sekolah agar tetap menerapkan protokol kesehatan meskipun kabut asap mulai menipis.
Baca Juga: Cuaca Jakarta Hari Ini Berawan, Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Ringan
Upaya tersebut diperlukan untuk menjaga kesehatan siswa dan tenaga pendidik selama kondisi udara di wilayah terdampak berangsur membaik.
Sementara itu, kegiatan belajar di SMA Negeri 10, Kecamatan Kota Padang, Kabupaten Rejang Lebong, masih dibatasi. Namun, pembelajaran tidak lagi dilaksanakan secara daring seperti sebelumnya.
Pihak sekolah di wilayah terdampak diharapkan terus menyesuaikan kegiatan belajar dengan kondisi lingkungan dan mengutamakan kesehatan seluruh warga sekolah hingga kualitas udara membaik. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Cuaca Sumatra Hari Ini, Waspadai Hujan Petir dan Angin Kencang
















Mina Indonesia
Mina Arabic