Lima, MINA – Keiko Fujimori resmi dilantik sebagai Presiden Peru masa tugas 2026-2031 pada Selasa (28/7). Dalam pidato perdananya, ia berjanji memulihkan keamanan nasional di tengah meningkatnya aksi kriminal, termasuk pemerasan, kejahatan terorganisasi, dan narkoba.
Fujimori menegaskan pemerintah akan memperkuat kapasitas aparat keamanan, meningkatkan koordinasi antar-lembaga penegak hukum, serta mempercepat reformasi sistem peradilan untuk menekan angka kriminalitas.
Ia juga berkomitmen memerangi jaringan kejahatan lintas negara yang terlibat dalam perdagangan narkotika, penyelundupan senjata, dan tindak pidana terorganisasi lainnya. Al-Jazeera melaporkan.
Selain isu keamanan, presiden baru Peru itu menyatakan akan fokus mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan menarik investasi guna mempercepat pemulihan ekonomi nasional. Menurutnya, stabilitas keamanan menjadi prasyarat penting bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan keberlangsungan pembangunan.
Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal
Keiko Fujimori merupakan tokoh politik yang telah beberapa kali mengikuti pemilihan presiden sebelum akhirnya memenangkan pemilu kali ini. Ia adalah putri mantan Presiden Alberto Fujimori yang memimpin Peru pada 1990–2000.
Kehadirannya di pucuk pemerintahan menandai babak baru dalam dinamika politik Peru yang selama beberapa tahun terakhir diwarnai pergantian kepemimpinan dan ketidakstabilan politik.
Peru menghadapi tantangan yang tidak ringan, mulai dari meningkatnya kejahatan di wilayah perkotaan hingga persoalan ekonomi pascapandemi dan ketegangan politik yang berkepanjangan.
Pemerintahan Fujimori diharapkan mampu membangun kembali kepercayaan publik terhadap institusi negara melalui kebijakan yang efektif dan stabilitas pemerintahan yang lebih baik.
Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi
Pelantikan Keiko Fujimori juga mendapat perhatian masyarakat internasional, terutama negara-negara di kawasan Amerika Latin yang berharap Peru dapat memainkan peran lebih aktif dalam kerja sama regional.
Pemerintah baru diharapkan mampu menjaga stabilitas politik dalam negeri sekaligus memperkuat hubungan diplomatik dan ekonomi dengan berbagai mitra internasional. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: AS Dilaporkan Serang Pulau Qeshm di Selat Hormuz, Ledakan Terdengar di Pesisir Selatan Iran
















Mina Indonesia
Mina Arabic