Kemenangan Bangsa Palestina

Oleh KH Bachtiar Nasir, Ketua Koalisi Indonesia Bela Baitul Maqdis (KIBBM)

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

إِذَا جَآءَ نَصْرُ ٱللَّهِ وَٱلْفَتْحُ
وَرَأَيْتَ ٱلنَّاسَ يَدْخُلُونَ فِى دِينِ ٱللَّهِ أَفْوَاجًا
فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَٱسْتَغْفِرْهُ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ تَوَّابًۢا

“Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan, dan engkau melihat manusia berbondong-bondong masuk agama Allah, maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampunan kepada-Nya. Sungguh, Dia Maha Penerima tobat.” (QS. An-Nasr ayat 1-3).

Beberapa hari yang lalu, tanggal 7 Oktober 2023 adalah hari yang bersejarah. Dunia dibuat terperangah oleh keperkasaan tentara-tentara Allah di Gaza yang menyerang dan melumpuhkan Israel. Serangan ini tak dapat terdeteksi bahkan oleh radar-radar yang diklaim sebagai radar tercanggih saat ini. Inilah kekuatan Allah Ta’ala yang bagi mereka yang beriman tak lain adalah pertolongan dari-Nya.

Sejatinya, tidak perlu beragama Islam untuk bisa memahami dengan jelas penderitaan rakyat Palestina. Saat ini, di samping orang-orang yang bertakwa, ada beberapa kelompok orang-orang di luar Islam yang dengan terang-terangan berani mengecam Israel telah melakukan genosida terhadap rakyat Palestina.

Tempat yang Aman
Hari ini bangsa Zionis dengan segala kesombongannya berusaha menduduki masjidil Aqsha. Setiap hari pula menyakiti penduduk Palestina dengan menculik dan menyiksa mereka dengan semena-mena. Namun, kita tetap pantang berputus asa. Karena Allah Azza wa Jalla telah berjanji,

وَٱذْكُرُوٓا۟ إِذْ أَنتُمْ قَلِيلٌ مُّسْتَضْعَفُونَ فِى ٱلْأَرْضِ تَخَافُونَ أَن يَتَخَطَّفَكُمُ ٱلنَّاسُ فَـَٔاوَىٰكُمْ وَأَيَّدَكُم بِنَصْرِهِۦ وَرَزَقَكُم مِّنَ ٱلطَّيِّبَٰتِ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

“Dan ingatlah ketika kamu (para Muhajirin) masih (berjumlah) sedikit, lagi tertindas di bumi (Mekah), dan kamu takut orang-orang (Mekah) akan menculik kamu, maka Dia memberi kamu tempat menetap (Madinah) dan dijadikan-Nya kamu kuat dengan pertolongan-Nya dan diberi-Nya kamu rezeki yang baik agar kamu bersyukur.” (QS. Al-Anfal ayat 26).

Baca Juga:  Tutup Dua Penyeberangan di Rafah, Israel Cegah 3.000 Truk Bantuan untuk Gaza

Sesungguhnya inilah ayat Allah yang menggambarkan apa yang terjadi saat ini di Palestina. Rahasia kehebatan dan kegemilangan serangan-serangan Hamas adalah mereka membuat sendiri tempat tinggal yang aman dengan pertolongan Allah Azza wa Jalla. Mereka pantang meminta belas kasihan pada siapa dan apa pun selain Allah Ta’ala. Di tempat berlindung itulah, mereka menyusun kekuatan dengan pertolongan Allah Ta’ala. Sehingga serangan kali ini pun sangat mengejutkan. Rudal, drone, dan amunisi itu muncul dari berbagai tempat yang tidak disangka-sangka.

Inilah fenomena, manakala seseorang sudah benar-benar bergantung kepada pertolongan Allah dan menjadikan-Nya sebagai satu-satunya yang Maha Perkasa, maka ia akan benar-benar dilindungi dan diberikan tempat yang aman oleh Allah Ta’ala. Tempat berlindung yang aman itu, sejatinya bukanlah tembok-tembok rumah atau bukan orang yang diharapkan akan memberikan keamanan untuk kita. Juga bukan kekuasaan, jabatan, bahkan pasukan. Inilah yang dilakukan oleh pejuang-pejuang Hamas. Mereka benar-benar menitipkan nyawa dan raga mereka kepada Allah saja dan mereka berjuang habis-habisan untuk segera dapat berjumpa dengannya. Disebabkan ini semua, Allah menurunkan perlindungan-Nya yang terkuat untuk pasukan kebanggaan ini.

Senjata-senjata mereka pun dibuat di rumah-rumah, tanpa pernah terdeteksi oleh radar secanggih apa pun yang dimiliki oleh Israel. Lorong-lorong bawah tanah tempat mereka berlatih juga tidak pernah diketahui dimana lokasinya oleh pasukan Israel. Yang mereka lihat, tak lain hanyalah rumah-rumah dan bangunan sipil yang kemudian menjadi bulan-bulanan mereka.

Orang-orang bodoh banyak yang mengatakan bahwa rudal dan persenjataan Hamas berasal dari Iran, Rusia, China, atau Amerika. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang kurang “gaul” dengan Al-Quran sehingga pikiran mereka tidak dapat mencapai kecerdasan yang dikaruniakan Allah Azza wa Jalla pada para pembela agama-Nya. Inilah pertolongan Allah Ta’ala, sehingga meski Gaza selalu membara, mereka tetap tinggal di tempat-tempat persembunyian mereka yang aman.

Baca Juga:  Sejumlah Kepala Negara Arab Ucap Belasungkawa Atas Tewasnya Presiden Iran

Pertolongan Allah
Di tengah konflik yang terus mencekam dan tindakan semena-mena Israel, Allah memberikan pertolongan yang tak kalah besarnya kepada tantara-tentara Hamas. Jiwa-jiwa mereka tumbuh menjulang menjadi jiwa-jiwa yang kuat dan perkasa. Di belakang fenomenalnya rudal dan persenjataan yang diciptakan oleh Hamas ada jiwa-jiwa yang jauh lebih kuat dan menakutkan bagi Yahudi. Yaitu, jiwa-jiwa kokoh para pejuang Hamas. Mereka berjuang dengan ketulusan dan tidak perlu tepuk tangan dan pujian dari sesama manusia. Saat ini, tak seorang pun tahu wajah komandan-komandan Hamas. Bahkan saat mereka melakukan ribath sekali pun, tak ada yang saling mengenali karena semua menggunakan penutup wajah.

Begitu pula dengan kaum wanita Palestina. Mereka adalah ibu, anak, dan istri-istri para pejuang yang selalu mengikhlaskan kaum lelaki mereka untuk berjuang. Tak pernah ada gugatan atau rengekan yang membuat berat seseorang untuk melangkah ke medan juang. Begitu pula manakala tersiar kabar akan syahidnya suami, ayah, maupun putera mereka; mereka menangis dengan ikhlas. Inilah jiwa-jiwa perkasa yang tidak pernah menyesali apa yang mereka berikan di jalan Allah. Tak pernah berkeluh kesah, apalagi menghitung apa dan berapa yang mereka korbankan untuk agama Allah. Mereka bahkan berlomba mempersembahkan jiwanya dan milikinya yang paling berharga. Inilah jiwa-jiwa perkasa yang berada di balik rudal, strategi, dan persenjataan yang begitu mencengangkan dunia.

Di saat Allah kuatkan kita dengan iman dan orang-orang beriman yang ada di penjuru dunia, maka inilah senjata terkuat untuk bangkit dan menghancurkan kekuatan musuh-musuh Islam. Semua itu dari Allah. Rahasia itu ada dalam keteguhan mereka. Mereka berkata, “Keteguhan kami adalah satu-satunya bekal kami untuk bisa menguasai bumi Palestina.”

Baca Juga:  Puluhan Ribu Warga Belgia Peringati Hari Nakba

سُبْحَٰنَ ٱلَّذِىٓ أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِۦ لَيْلًا مِّنَ ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ إِلَى ٱلْمَسْجِدِ ٱلْأَقْصَا ٱلَّذِى بَٰرَكْنَا حَوْلَهُۥ لِنُرِيَهُۥ مِنْ ءَايَٰتِنَآ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْبَصِيرُ

“Mahasuci (Allah) yang telah memperjalankan hamba-Nya (Nabi Muhammad) pada malam hari ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami.” (QS. Al-Isra ayat 1).

Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memperlihatkan semua keberkahan ini. Hari ini, energi Al-Quds akan terus menggema ke seluruh dunia. Membungkam mulut orang-orang picik yang berkata bahwa untuk mencapai persatuan dan kemenangan Islam, maka itu hanyalah impian belaka. Sehingga mereka kemudian menyerukan untuk menormalisasi hubungan dengan Israel. Mereka inilah para penginjak kemuliaan agama Allah, pengkhianat perjuangan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan perusak jejak-jejak perjuangan Umar bin Khaththab dan Shalahuddin Al-Ayubi.

Hari ini mereka semua terdiam karena melihat betapa mulia dan memesonanya sinar perjuangan yang benar-benar ikhlas karena Allah. Mereka tidak menyangka bahwa tetap berada di jalan-Nya adalah satu-satunya jalan hidup yang terhormat. Semoga semua ini adalah isyarat bagi kita bahwa keberkahan akan segera menaungi seluruh penjuru dunia.

Manakala kita menjadi bagian dari orang-orang yang menyokong perjuangan Hamas dan tentara-tentara Allah, bersujud syukur bersama dengan setiap kemenangan yang mereka raih, dan mendoakan mereka dengan doa-doa terbaik yang kita miliki. Semoga kita bisa segera memasuki Al-Quds dalam keadaan merdeka dan dalam keadaan yang mulia dibawah perlindungan Allah Ta’ala. Allahumma Aamiin. (A/R4/P2)

Mi’raj News Agency (MINA)

Wartawan: kurnia

Editor: Widi Kusnadi