Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemenhaj Dorong Produk Indonesia Tembus Pasar Arab Saudi Lewat Ekosistem Haji

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Sabtu, 26 September 2026 - 13:41 WIB

Sabtu, 26 September 2026 - 13:41 WIB

18 Views ㅤ

Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, KH. Mochamad Irfan Yusuf,.(Foto: Humas BP Haji)

Madiun, MINA — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mendorong produk Indonesia masuk lebih jauh ke rantai pasok kebutuhan jemaah haji dan umrah di Arab Saudi. Langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat ekosistem ekonomi haji sekaligus membuka peluang pasar bagi pelaku usaha nasional.

Menteri Haji dan Umrah KH Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan hal itu saat membuka Expo UMKM dan Ekosistem Haji & Umrah serta Kick Off Manasik Haji Akbar Nasional 2026 di Stadion Wilis, Kota Madiun, Jumat (25/9). Ia mengatakan penguatan ekosistem ekonomi merupakan salah satu bagian dari agenda Tri Sukses Haji.

Menurut Irfan, kebutuhan konsumsi jemaah di Tanah Suci menjadi peluang bagi produk dalam negeri, khususnya sektor pangan. Pemerintah berupaya agar sebagian makanan yang dikonsumsi jemaah Indonesia selama berada di Arab Saudi dapat berasal dari produk Indonesia, meski terdapat persyaratan produk dan tantangan biaya logistik.

Salah satu upaya yang telah dilakukan adalah menyiapkan sekitar 3.300 ton beras untuk dikirim ke Arab Saudi melalui jalur laut. Namun, pelaksanaannya menghadapi kendala akibat situasi geopolitik yang memengaruhi pelayaran dan rantai logistik internasional. Sebelumnya, pemerintah juga telah merealisasikan ekspor perdana 2.280 ton beras untuk kebutuhan jemaah haji 2026.

Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat

Selain pangan, Kemenhaj membuka peluang lebih luas bagi UMKM melalui Expo UMKM dan Ekosistem Haji & Umrah serta peluncuran platform Haji dan Umrah Store. Platform tersebut diarahkan menjadi penghubung antara produk dan pelaku usaha Indonesia dengan kebutuhan penyelenggaraan haji dan umrah di Tanah Suci.

Irfan menegaskan pemerintah akan terus memperkuat ekosistem tersebut meski menghadapi berbagai tantangan. Menurutnya, penyelenggaraan haji diharapkan tidak hanya memberikan keberhasilan dari sisi ibadah, tetapi juga memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat Indonesia melalui keterlibatan produk dan pelaku usaha nasional. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat

Rekomendasi untuk Anda

MINA Preneur
Indonesia
Indonesia
Khadijah