Jakarta, MINA – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menyampaikan harapannya agar terpilihnya Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi baru Iran dapat mendorong terciptanya perdamaian, terutama di tengah eskalasi konflik yang sedang berlangsung di kawasan Timur Tengah.
Juru Bicara Kemlu RI, Vahd Nabyl Achmad Mulachela menyatakan bahwa Indonesia melihat pergantian kepemimpinan di Iran sebagai momentum yang diharapkan dapat mempercepat upaya perdamaian.
“Tentu bagi Indonesia, yang penting adalah harapan agar ini dapat menciptakan semakin cepat terjadinya perdamaian,” ujar Nabyl dalam konferensi pers, Jumat (13/3).
Ia juga menegaskan, hubungan bilateral Indonesia dan Iran telah terjalin cukup lama, yakni lebih dari 75 tahun. Namun, dalam situasi saat ini, pemerintah Indonesia memilih untuk memfokuskan perhatian pada upaya mengakhiri konflik dan memulihkan stabilitas kawasan.
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
Mojtaba Khamenei, putra dari Ayatollah Ali Khamenei, resmi ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi Iran pada Senin (9/3) oleh Majelis Ahli, menggantikan ayahnya yang tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari lalu.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun
















Mina Indonesia
Mina Arabic