Jakarta, MINA – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI Noor Achmad mengatakan, berdasarkan perhitungan yang pernah disampaikan di hadapan Presiden bersama Menteri Agama bahwa potensi zakat nasional Indonesia diperkirakan mencapai Rp1.273 triliun.
“Apabila potensi tersebut dapat terkumpul setengahnya saja, maka persoalan umat sudah bisa diselesaikan dan Indonesia akan menjadi sangat kuat,” ujar Noor saat menyampaikan sambutannya di acara tasyakuran dan doa bersama dalam rangka hari ulang tahun ke-25 BAZNAS di Jakarta, Selasa (20/1).
Noor menyampaikan, tema “Zakat Menguatkan Indonesia” merefleksikan kontribusi nyata zakat dalam menjawab persoalan besar bangsa, terutama kemiskinan, kebencanaan, kebodohan, dan ketertinggalan yang hingga kini masih menjadi tantangan nasional.
“Jika yang kita kumpulkan (zakat) semakin banyak, maka yang dapat kita distribusikan juga akan semakin banyak. Dengan begitu, semakin banyak pula masyarakat yang bisa kita kuatkan,” ujar Kiai Noor .
Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat
Meski demikian, Noor mengingatkan, kekuatan zakat belum sepenuhnya optimal. Dari sekitar 260 juta penduduk Muslim di Indonesia, jumlah muzaki yang terdata baru sekitar 6 juta orang. Kondisi ini menunjukkan masih besarnya ruang untuk memperluas kontribusi zakat bagi penguatan Indonesia.
Di peringatan HUT ke-25, Kiai Noor, mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan zakat menguatkan Indonesia sebagai gerakan bersama, bukan sekadar slogan.
Ia menegaskan, dengan kebersamaan, kepercayaan publik, dan pengelolaan yang berkelanjutan, zakat dapat menjadi kekuatan utama dalam membangun Indonesia yang lebih adil, sejahtera dan berdaya.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat
















Mina Indonesia
Mina Arabic