Jakarta, MINA – Kualitas udara di Kota Jakarta pada Jumat pagi tercatat berada pada kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif. Masyarakat, khususnya kelompok rentan, disarankan mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah guna mengurangi risiko paparan polusi udara.
Berdasarkan data laman pemantau kualitas udara IQAir pada Jumat (29/5) pagi, indeks kualitas udara (AQI) Jakarta berada pada angka 115. Angka tersebut masuk dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
Selain itu, tingkat konsentrasi polutan PM2,5 tercatat mencapai 55 mikrogram per meter kubik. Angka tersebut sekitar 11 kali lebih tinggi dibandingkan nilai panduan kualitas udara tahunan yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
PM2,5 merupakan partikel udara berukuran sangat kecil, yakni kurang dari 2,5 mikron atau mikrometer. Partikel ini umumnya berasal dari debu, asap, serta jelaga yang melayang di udara.
Baca Juga: Jadwal Sepak Bola Hari Ini: Inggris vs Ceko, Pesta Gol Membayangi
Paparan PM2,5 dalam jangka panjang diketahui dapat berdampak serius terhadap kesehatan. Sejumlah penelitian mengaitkan paparan partikel tersebut dengan peningkatan risiko kematian dini, terutama bagi individu yang memiliki penyakit jantung maupun gangguan paru-paru kronis.
Kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit pernapasan diimbau untuk membatasi aktivitas luar ruangan ketika kualitas udara memburuk. Penggunaan masker juga menjadi salah satu langkah perlindungan guna meminimalkan dampak paparan polusi udara. []
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic