Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebanon dan Israel Lanjutkan Perundingan Putaran Ketujuh di Roma

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:32 WIB

9 Views ㅤ

Perundingan Israel-Lebanon (foto: X)

Roma, MINA – Lebanon dan Israel memulai putaran ketujuh perundingan langsung di Roma, Italia, pada Selasa (4/8), sebagai bagian dari upaya yang dimediasi oleh Amerika Serikat.

Perundingan selama tiga hari itu berlangsung di tengah harapan meredanya ketegangan yang telah berlangsung berbulan-bulan. Al-Mayadeen melaporkan.

Delegasi kedua negara terdiri atas unsur politik dan militer, didampingi penasihat hukum serta pakar pemetaan wilayah.

Menurut pejabat Lebanon, agenda utama pembahasan mencakup penarikan bertahap pasukan Israel dari wilayah Lebanon selatan, penghentian serangan lintas perbatasan, penyelesaian sengketa garis perbatasan, serta penguatan otoritas pemerintah Lebanon di kawasan selatan.

Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menyatakan putaran ketujuh digelar setelah adanya “kemajuan signifikan” pada enam putaran sebelumnya.

Tim teknis kedua pihak akan membahas perluasan zona percontohan yang telah disepakati, implementasi penuh kerangka trilateral, serta langkah-langkah membangun kesepakatan damai dan keamanan jangka panjang.

Perundingan di Roma merupakan kelanjutan dari serangkaian dialog yang dimulai di Washington pada awal tahun ini.

Kesepakatan kerangka yang dicapai pada putaran kelima menjadi landasan bagi proses normalisasi situasi di perbatasan, termasuk penempatan tentara Lebanon di wilayah selatan dan penarikan bertahap pasukan Israel dari sejumlah area yang masih diduduki.

Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Gegara Konsulat Yerusalem

Namun, sejumlah isu sensitif, termasuk keberadaan kelompok Hezbollah dan sengketa perbatasan, masih menjadi tantangan utama dalam negosiasi.

Meski dialog terus berlangsung, situasi keamanan di Lebanon selatan belum sepenuhnya stabil. Pemerintah Lebanon sebelumnya menuduh Israel masih melakukan operasi militer dan serangan terbatas di kawasan perbatasan.

Sementara itu, Israel menegaskan penarikan penuh pasukannya bergantung pada jaminan bahwa ancaman dari kelompok bersenjata di wilayah perbatasan benar-benar dihilangkan. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun

Rekomendasi untuk Anda

Palestina
263 Jurnalis Palestina Tewas Sejak Perang Israel di Gaza263 Jurnalis Palestina Tewas Sejak Perang Israel di Gaza
Palestina