Karachi, MINA – Ratusan massa pengunjuk rasa menyerbu konsulat Amerika Serikat di Karachi, Pakistan, setelah kematian pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada Ahad (3/1).
Video menunjukkan beberapa pria membawa tongkat memecahkan jendela dan pintu gedung konsulat.
Dikutip dari The Week, sedikitnya 8 orang tewas setelah bentrokan pecah antara polisi dan pengunjuk rasa, menurut Dinas Penyelamatan Edhi.
Polisi terpaksa menggunakan gas air mata dan tongkat untuk membubarkan massa yang marah.
Baca Juga: 109 Tahun Balfour, Parlemen Arab Tegaskan Hak Palestina Tak Bisa Dihapus oleh Waktu
Beberapa orang juga dikatakan terluka setelah bentrokan antara pengunjuk rasa dan polisi. Yang terluka dibawa ke rumah sakit sipil. Kerumunan juga terpaksa melempar batu.
Kerumunan massa berangkat dari kota Abbas di jalan Abul Hasan Isphanu, berbaris ke jalan MT Khan, di mana bangunan itu berada.
Sementara itu, rute kendaraan menuju Numaish Chowrangi ditutup, dan rute alternatif disediakan untuk pengendara.
Para pengunjuk rasa yang marah juga membakar pos polisi lalu lintas di Sultanabad. []
Baca Juga: PM Anwar Ibrahim Waspadai Ancaman Siber Israel
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic