Gaza, MINA – Meskipun gencatan senjata di Gaza mulai berlaku pada 11 Oktober, jumlah korban meninggal di Jalur Gaza terus meningkat hingga mencapai 72.263 jiwa, sebagian besar wanita dan anak-anak, sejak dimulainya agresi Israel pada Oktober 2023.
Setidaknya 171.944 lainnya juga mengalami luka-luka, demikian laporan kantor berita Palestina WAFA. Data ini masih belum lengkap, karena banyak korban masih terjebak di bawah reruntuhan, tidak dapat dijangkau oleh tim ambulans dan penyelamat.
Sumber medis mengatakan, jenazah sembilan warga Palestina, termasuk satu orang yang meninggal karena luka-lukanya dan 30 korban luka tiba di rumah sakit di Jalur Gaza selama hari-hari Idul Fitri.
Sejak gencatan senjata mulai berlaku pada 11 Oktober, jumlah korban tewas dan luka masing-masing telah mencapai 687 dan 1.845. Setidaknya 756 jenazah juga telah ditemukan dari bawah reruntuhan.[]
Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Al-Khalil Usai Sepuluh Hari Lakukan Pengepungan
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic