Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski Operasi Pencarian Wartawan Dihentikan, Basarnas Tetap Lakukan Pemantauan

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Jumat, 18 September 2026 - 08:12 WIB

Jumat, 18 September 2026 - 08:12 WIB

31 Views ㅤ

Helikopter Basarnas (foto: Basarnas)

Pandeglang, MINA – Meski operasi pencarian lima wartawan dan tiga kru KM Arupadatu I yang hilang di perairan Selat Sunda telah dihentikan, Basarnas tetap melakukan pemantauan terhadap kemungkinan keberadaan mereka.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten Al Amrad mengatakan, Kamis (17/9) pemantauan dilakukan melalui sistem pelaporan lalu lintas kapal serta koordinasi dengan unsur TNI Angkatan Laut dan Ditpolairud. Kapal-kapal yang melintas di Selat Sunda juga diharapkan dapat memberikan informasi apabila menemukan tanda-tanda terkait rombongan tersebut.

Operasi pencarian resmi dihentikan setelah berlangsung selama 10 hari sejak 7 September 2026. Selama operasi, tim SAR gabungan mengerahkan 523 personel untuk melakukan penyisiran melalui jalur darat, laut, dan udara dengan cakupan area hingga sekitar 8.509 mil laut persegi.

Dalam proses pencarian, tim SAR menemukan 13 objek terapung yang kemudian diperiksa dan diverifikasi oleh Ditpolairud Polda Banten. Hasil pemeriksaan memastikan seluruh objek tersebut tidak berkaitan dengan KM Arupadatu I maupun delapan orang yang dilaporkan hilang.

Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat

Rombongan tersebut terdiri atas lima wartawan, yakni M. Bagus Khoirunnas, Ari Basuki, Yudistiro Pranoto, Firman Daus, dan Donal, serta tiga kru kapal. Mereka dilaporkan hilang kontak setelah melakukan perjalanan menggunakan KM Arupadatu I di sekitar perairan Gunung Anak Krakatau.

Basarnas menegaskan operasi pencarian dapat kembali dibuka apabila ditemukan informasi atau petunjuk baru yang terverifikasi mengenai keberadaan kapal dan para penumpangnya. Sementara itu, pemantauan tetap dilakukan bersama unsur terkait untuk mengantisipasi setiap perkembangan di perairan Selat Sunda. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat

Rekomendasi untuk Anda