Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mufti Al-Quds: Perjuangan Al-Aqsha Bagian Dari Iman

Ali Farkhan Tsani - Sabtu, 10 September 2016 - 10:43 WIB

Sabtu, 10 September 2016 - 10:43 WIB

297 Views

Al-Quds, 8 Dzulhijjah 1437/10 September 2016 (MINA) – Mufti Al-Quds Syaikh Muhammad Hussein dalam Khutbah Jumat (9/9) di Masjid Al-Aqsha Palestina menegaskan bahwa perjuangan pembebasan Al-Aqsha nerupakan bagian dari iman kepada Allah.

“Perjuangan pembebasan Al-Aqsha dari penjajahan zionis Israel merupakan bagian dari iman, dan ini merupakan ibadah kepada Allah,” ujar Syaikh Hussein di hdapan sekitar 30 ribu jamaah, 250 di antaranya dari Jalur Gaza.

Kantor Berita Islam MINA (Mi’raj Islamic News Agency) dari sumber setempat Felesteen Online menyebutkan, dalam pandangan Syaikh Hussein, kaum Muslimin yang ikhlas tentu akan menyadari bahwa Al-Aqsha adalah hak mereka sendiri, yang wajib dipertahankan bagaimanapun pasukan musuh menyerangnya.

“Tidak ada perbedaan di antara kaum Muslimin, bahwa ini kewajiban kita semua ,” lanjutnya.

Baca Juga: Tentara Israel Cemas Jumlah Kematian Prajurit Brigade Golani Terus Meningkat

Dia senantiasa meyakini bahwa akan selalu ada orang-orang yang maksimal mengarahkan perhatiannya untuk Al-Aqsha, kiblat pertama umat Islam, bumi penuh berkah, tempat para Nabi dahulu.

Ia juga menekankan, serangan pasukan Israel terhadap warga dan di tanah penjajahan, bertentangan dengan hukum dan norma-norma internasional.

Syaikh Muhammad Hussein juga menyampaikan keutamaan Idul Adha dan berqurabn bagi kaum Muslimin.

Sepanjang Jumat pagi hingga sore hari, pasukan Israel tampak tersebar di pos-pos pemeriksanaa, jalan-jalan utama hingga ke gang-gang di seluruh Kota Al-Quds.

Baca Juga: Anakku Harap Roket Datang Membawanya ke Bulan, tapi Roket Justru Mencabiknya

Sementara terlihat sebuah pesawat pengintai Israel terbang rendah di atas Kota Al-Quds, setelah selesainya shalat Jumat di Masjid Al-Aqsha.

Muhammad Makadmeh, Direktur Media di Kementerian Palestina Urusan Sipil kepada Mihsr Alarabiyyah mengatakan, ada sekitar 250 jamaah shalat Jumat  berasal dari Jalur Gaza, memasuki kawasan Al-Quds melalui perbatasan Bait Hanon-Erez.

Menurutnya, pihak Israel juga telah mengijinkan sejumlah 300 warga dari Jalur Gaza, tapi yang berusia lanjut, yang ingin shalat Idul Adha di Masjid Al-Aqsha pada Senin (12/9). (T/P4/R02)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Baca Juga: Tim Medis MER-C Banyak Tangani Korban Genosida di RS Al-Shifa Gaza

Rekomendasi untuk Anda