Obat Mabuk Asmara

Oleh Bahron Ansori, wartawan MINA

Tak setiap orang tahu efek negatif dari mabuk asmara. Efeknya bisa menimbulkan penyakit yang begitu mengerikan. Ada yang karena mabuk asmara, seorang wanita rela menyerahkan kehormatannya demi sang kekasih. Ada yang karena mabuk asmara , orang tega membunuh orang lain yang dianggap sebagai pesaingnya.

Walaupun efek yang ditimbulkan penyakit mabuk asmara (cinta/al-‘isyq) sangat hebat dan sulit melepaskan diri dari jeratannya namun bukan hal yang mustahil penderitanya bisa sem-buh dan selamat dari penyakit ini.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan bagi orang yang terkena mabuk asmara antara lain, pertama, ikhlas kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala . Jika seseorang yang terkena penyakit al-‘isyq benar-benar ikhlas dan menghadapkan wajahnya kepada Allah dengan tulus, niscaya Dia akan menolongnya dengan cara yang tiada pernah terlintas di hatinya. Dia akan menyingkirkan segala penghalang menuju jalan taubat.

Kedua, berdo’a. Merendahkan diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala  secara tulus menyerahkan diri kepada-Nya, ikhlas, dan memohon kepada-Nya dengan segala kerendahan agar disembuhkan dari penyakit mabuk asmara .

Ketiga, hendaknya seseorang yang ingin terhindar dari penyakit tersebut menahan pandangannya dari hal haram yang dilihat. Ketika seorang hamba menahan pandangannya maka hati turut menahan syahwat dan keinginannya.

Keempat, banyak berpikir dan berdzikir. Hendaknya setiap orang senantiasa ingat bahwa seluruh perbuatannya akan dimintai pertanggungjawaban. Seharusnya ia berpikir bahwa perbincangan dengan kekasihnya akan ditanyakan nanti di hari kiamat. Hendak dia berpikir betapa malu dirinya kelak ketika Allah Subhanahu Wa Ta’ala  mencela perbuatannya.

Kelima, menjauh dari orang yang dicintainya. Sebab memisahkan diri dan menjauh akan mengusir bayangan orang yang dicintai dalam hatinya. Hendaknya ia bersabar menanggung perpisahan beberapa saat walaupun sulit pada awalnya. Seiring dengan waktu, seluruh masalah akan menjadi mudah.

Keenam, menyibukkan diri dengan hal-hal yang bermanfaat. Sebab, mabuk cinta muncul karena kosongnya hati dari kesibukan. Hatinya akan dipenuhi bayang-bayang kekasihnya. Tetapi ketika ia sibuk dengan hal-hal lain maka cintanya akan memudar, rindunya akan hilang dan akhirnya ia dapat melupakannya.

Ketujuh, segera menikah, sebab pernikahan itu mencukupi segalanya. Penuh berkah dan menjadi solusi. Jika orang yang dicintainya adalah wanita yang mungkin dinikahinya maka hendak-nya ia segera menikahinya.

Jika sulit menikahinya hendaklah memohon kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala  untuk memudahkannya. Jika ia tak bisa menikahinya karena sebab-sebab ter-tentu, maka hendaklah ia bersabar dan memohon kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala  agar diberi jalan keluar.

Demikanlah di antaranya obat-obat yang dapat menangkal dan menyembuhkan penyakit mabuk asmara. Semua obat ini tidak akan manjur bila yang melakukannya tidak berusaha dengan sungguh-sungguh ingin sembuh dari penyakitnya. Wallahu a’lam. (A/RS3/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)

Wartawan: Bahron Ansori

Editor: Ismet Rauf