Islamabad, MINA – Pemerintah Pakistan mengatakan Pakta Makkah akan bertindak jika perang Yaman meluas ke Arab Saudi.
Pernyataan menyebutkan, serangan terhadap salah satu dari tiga anggota Aliansi Pertahanan Makkah yang baru dibentuk akan diperlakukan sebagai serangan terhadap semua. India Today melaporkan, Rabu (9/9).
Menteri Pertahanan Khawaja Asif mengatakan pakta yang ditandatangani oleh Pakistan, Arab Saudi, dan Turkiye bisa menjadi efektif jika konflik Yaman meluas ke Arab Saudi.
Pernyataan muncul beberapa jam setelah pasukan Houthi Yaman melancarkan gelombang serangan rudal dan drone ke Arab Saudi, menargetkan kota-kota serta infrastruktur ekonomi dan energi. Setidaknya 73 warga sipil terluka dalam serangan tersebut.
Baca Juga: Presiden Nigeria Tinubu Masuki Ka’bah dan Shalat di Dalamnya
Asif mengatakan setiap agresi tanpa provokasi terhadap negara anggota, atau penyebaran konflik Yaman ke Arab Saudi, akan mengaktifkan ketentuan pertahanan kolektif dari perjanjian yang ditandatangani di Makkah bulan lalu.
“Tidak boleh ada ambiguitas; tidak perlu ada kejelasan bahwa ini adalah perjanjian pertahanan bersama,” katanya dalam wawancara dengan Geo TV.
Ia mengatakan Pakistan akan menepati komitmennya kepada Arab Saudi berdasarkan pakta tersebut.
“Tidak boleh ada keraguan tentang ini. Kami terikat oleh syarat dan ketentuan perjanjian ini dan, insya Allah, kami akan menepatinya jika diperlukan,” lanjutnya. []
Baca Juga: Prodi Bahasa Indonesia di Universitas Al-Azhar Diminati 600 Mahasiswa
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic