Washington, MINA – Militer Amerika Serikat sedang bersiap untuk kemungkinan agresi berkelanjutan selama berpekan-pekan terhadap Iran jika Presiden AS Donald Trump memerintahkannya, dua pejabat AS mengatakan kepada Reuters.
Dilansir dari Al-Mayadeen pada Ahad (15/2), para pejabat yang berbicara dengan syarat anonim karena sensitivitas perencanaan tersebut, mengatakan, persiapan melampaui serangan terbatas dan sekali saja.
Menurut mereka, serangan dapat berkembang menjadi operasi yang berkepanjangan, tergantung pada perkembangannya.
Pengungkapan ini terjadi di tengah upaya diplomatik yang diperbarui antara Washington dan Teheran terkait program nuklir Iran.
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
Para diplomat AS dan Iran mengadakan pembicaraan di Oman pekan lalu dalam upaya untuk menghidupkan kembali negosiasi, bahkan ketika Washington memperluas kehadiran militernya di kawasan tersebut.
Menurut pejabat AS, Pentagon telah mengerahkan kapal induk tambahan ke Asia Barat, bersama dengan ribuan pasukan, pesawat tempur, kapal perusak rudal, dan aset lainnya.
Berbicara kepada pasukan AS di sebuah pangkalan di Carolina Utara pada Jumat (13/2), Trump mengakui adanya kesulitan dalam mencapai kesepakatan dengan Iran. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun
















Mina Indonesia
Mina Arabic