Jakarta, MINA – Kesempatan bagi pelajar Indonesia untuk melanjutkan studi ke Universitas Al-Azhar kembali terbuka setelah pemerintah melalui Kementerian Agama RI membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk tahun akademik 2026/2027. Pendaftaran dilakukan secara daring pada tautan https://mesir.kpbptki.or.id/ hingga 9 Mei 2026 mendatang.
Program ini menjadi salah satu jalur favorit bagi lulusan madrasah dan pesantren yang ingin memperdalam ilmu keislaman di tingkat internasional.
Pendaftaran dilakukan melalui mekanisme seleksi nasional yang mencakup ujian kemampuan dasar keislaman dan bahasa Arab. Selain itu, peserta juga harus melalui tahapan wawancara serta verifikasi dokumen sebagai bagian dari proses seleksi yang ketat.
Program ini terbuka bagi lulusan Madrasah Aliyah, pendidikan diniyah formal, maupun lembaga pendidikan yang telah diakui setara. Para peserta diharapkan memiliki kemampuan dasar bahasa Arab serta pemahaman ilmu agama sebagai syarat utama untuk dapat mengikuti perkuliahan di Mesir.
Baca Juga: Semeru Erupsi Dua Kali Hari Ini, Warga Diminta Jauhi Aliran Besuk Kobokan
Selain jalur seleksi reguler, tersedia pula berbagai skema beasiswa yang memungkinkan mahasiswa Indonesia menempuh pendidikan tanpa biaya kuliah (SPP). Namun demikian, mahasiswa tetap perlu menyiapkan biaya hidup selama berada di Kairo, termasuk akomodasi dan kebutuhan sehari-hari.
Setiap tahunnya, Indonesia menjadi salah satu negara dengan jumlah mahasiswa terbesar di Al-Azhar. Bahkan, kerja sama antara Indonesia dan Al-Azhar terus diperkuat, termasuk penambahan kuota mahasiswa serta pengembangan program pendidikan dan pertukaran akademik.
Pembukaan pendaftaran ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh generasi muda Muslim Indonesia untuk meningkatkan kualitas keilmuan serta memperluas wawasan global.
Al-Azhar sendiri dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan Islam tertua di dunia yang telah melahirkan banyak ulama dan cendekiawan berpengaruh. []
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic