Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Persijap Jepara vs PSIM: Sudi Abdallah Cetak Dua Gol di Babak Pertama

Rudi Hendrik Editor : Widi Kusnadi - Selasa, 23 Desember 2025 - 19:54 WIB

Selasa, 23 Desember 2025 - 19:54 WIB

54 Views ㅤ

Penyerang andalan Persijap Jepara asal Burundi, Sudi Abdallah. (Foto: Persijap Jepara)

Jepara, MINA – Persijap Jepara menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara dalam laga pekan ke-15 BRI Super League 2025/26 pada Selasa (23/12) malam.

Kedua tim diketahui mempunyai jarak peringkat yang lumayan jauh. Saat ini, PSIM duduk di peringkat ke-6 dengan 22 poin. Sementara Persijap masih berada di zona degradasi. Tim Laskar Kalinyamat ini berada di peringkat ke-17 dari 18 tim yang berlaga di BRI Super League, dengan raihan total 8 poin.

Pelatih Persijap Jepara Devaldo Alves menerapkan formasi 4-3-3 dan pelatih PSIM Yogyakarta menerapkan skema 4-1-2-3.

Pertandingan babak pertama dimulai.

Baca Juga: Megawati Hangestri Tampil Buruk, IBK Altos Tekuk Hyundai Hillstate 3-0

Saling mengancam di dua menit pertama

Kick-off dimulai dari kaki pemain PSIM Yogyakarta. Satu serangan cepat di menit pertama langsung dilakukan oleh Laskar Mataram hingga ke dalam kotak penalti, tetapi masih dapat dikandaskan oleh pertahanan tuan rumah.

Sebaliknya pada menit ke-2, Laskar Kalinyamat balas mengancam lewat Sudi Abdallah (11) yang melesat sendiri ke depan, tetapi sanggup digagalkan oleh bek terakhir PSIM.

Peluang emas Sudi Abdallah

Baca Juga: Pakhtakor vs Al-Nassr: 2-6, Tuan Rumah Dibantai

Pada menit ke-9, Sudi Abdallah (11) yang diapit oleh dua bek tim tamu berhasil merangsek hingga ke dalam kotak penalti. Posisinya yang tinggal berhadapan dengan kiper Cahya Supriadi (19) membuat pemain Burundi itu cepat menembak diagonal dengan incaran ke tiang jauh.

Namun sayang, bola masih enggan masuk ke gawang dan memilih melebar menjauh.

Upaya tim tamu

Tim tuan rumah terus melanjutkan serangannya secara bergelombang, tetapi pertahanan PSIM masih solid.

Baca Juga: Pakhtakor vs Al-Nassr: 1-3 pada Babak Pertama, Joao Felix Brace

Sebaliknya, tim tamu datang bukan sekedar untuk bertahan. Laskar Mataram juga mencoba mengatur ritme pertandingan dengan penguasaan bola yang lebih lama. Namun, PSIM belum mampu menciptakan peluang mengancam.

Dua puluh menit berlalu. Tendangan spekulasi Reva Adi Utama (35) dari luar kotak penalti Persijap Jepara pada menit ke-22 masih melangit malam.

Tekanan Laskar Mataram memaksa tim tuan rumah bermain di wilayah sendiri.

Sudi Abdallah akhirnya gol

Baca Juga: Megawati Hangestri Tanding Selasa Besok, GS Caltex dan Pink Spider Menang di Laga Pertama

Pada menit ke-28, akhirnya Sudi Abdallah (11) mencetak gol dengan skema yang sama seperti peluang pertamanya. Namun, kali ini gol. Tendangan diagonalnya dari sisi kiri kotak penalti tidak terjangkau oleh kiper Cahya Supriadi (19).

Akan tetapi, wasit garis mengangkat bendera tanda offside. Gol pemain Burundi itupun di-cancel. Skor tetap 0-0.

Saling ancam

Menit berikutnya, Laskar Mataram menyerang cepat dan sampai ke depan gawang.

Baca Juga: Liverpool vs Arsenal: The Gunners Menang Bersejarah di Anfield dan Kokoh di Puncak

Fahreza Sudin (88) yang mendapat peluang di depan gawang harus beradu kaki dengan kiper Sendri Johansah (20). Gol tidak tercipta.

Pada menit ke-35, Alexis Gomes (32) yang menciptakan peluang dengan tendangan keras dari luar kotak penalti PSIM. Namun, bolanya masih tipis di sisi luar tiang gawang.

Dua menit kemudian, giliran Adzikry Fadlillah (71) yang melakukan tembakan on target ke gawang PSIM, tetapi masih terlalu lemah. Dengan muda kiper Cahya Supriadi (19).

Aksi heroic kiper Sendri

Baca Juga: Liverpool vs Arsenal: Tim Tamu Unggul Lebih Dulu

Pada menit ke-43, PSIM Yogyakarta melakukan tendangan bebas. Ze Varlente yang menendang. Bola yang melesat ke udara depan gawang cepat ditinju oleh kiper Sendri Johansah (20) yang terbang.

Bola yang menjauh kembali didapat oleh pemain PSIM yang lain. Tembakan atas dilakukan, tapi kiper Sendri masih menepis.

Bola memantul lagi ke depan. Satu tembakan lagi dilakukan oleh pemain PSIM yang lain. Kali ini bola bawah itu ditangkap sempurna oleh kiper Sendri. Tiga kali penyelamatan dilakukan oleh kiper Sendri.

Gol kedua Sudi Abdallah

Baca Juga: PSIM vs Borneo FC: Gol Spektakuler Savio Sheva Beri Kemenangan Pertama Laskar Mataram

Pada menit ke-45, Sudi Abdallah yang mendapat umpan lambung sukses menerima bola dan duel dengan kiper PSIM. Kiper Cahya Supriadi mampu menahan tembakan, tetapi bola memantul ke belakang dan gol.

Namun, lagi-lagi wasit garis mengangkat bendera tanda Sudi Abdallah dalam posisi offside. Pemain Burundi itu hanya bisa bersujud menyesali kesalahannya.

Akhirnya wasit Ginanjar Rahman meniup peluit tanda turun minum. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: PSIM vs Borneo FC: Laskar Mataram Dijebol Duluan

Rekomendasi untuk Anda