Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

PM Anwar Ibrahim Nyanyi Lagu Bollywood di Delhi, Hangatkan Hubungan Malaysia-India di KTT BRICS

Ali Farkhan Tsani Editor : Widi Kusnadi - Ahad, 13 September 2026 - 08:21 WIB

Ahad, 13 September 2026 - 08:21 WIB

53 Views ㅤ

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim dan PM India Narendra Modi. (FB/Anwar Ibrahim)

New Delhi, MINA — Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menambahkan sentuhan Bollywood pada kunjungannya ke India dengan membawakan lagu ikonik Kishore Kumar, “Khwab Ho Tum Ya Koi Haqeeqat” dari film Teen Deviyan (1965).

Aksi musikal ini terjadi di sela-sela KTT BRICS di Delhi dan langsung menjadi sorotan publik. India Today melaporkan, sabtu (12/9).

Lagu yang dikomposisi oleh S.D. Burman dan ditulis oleh Majrooh Sultanpuri itu dinyanyikan Anwar di sebuah hotel di Delhi.

Momen tersebut memberikan gambaran tentang kekaguman lama perdana menteri Malaysia terhadap sinema Hindi dan musiknya, sebuah minat yang juga tercermin dalam keterlibatan diplomatiknya dengan India.

Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal

Cinta Lama pada Bollywood

Ini bukan pertama kalinya Anwar menunjukkan kecintaannya pada Bollywood. Saat berinteraksi dengan Perdana Menteri India Narendra Modi, Anwar pernah membagikan montase video resmi kunjungan Modi ke Malaysia dengan latar lagu “Bole Chudiyan” dari film Kabhi Khushi Kabhie Gham.

Momen-momen musikal ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi jembatan budaya yang menghangatkan hubungan bilateral kedua negara.

Kunjungan ini merupakan yang pertama bagi Anwar ke India sejak ia menjadi perdana menteri Malaysia pada 2022.

Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi

Kemitraan Strategis Komprehensif

Dalam kunjungan tersebut, India dan Malaysia meningkatkan hubungan bilateral mereka menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif dan menandatangani beberapa perjanjian, termasuk di bidang teknologi digital dan pariwisata.

Langkah ini menandai babak baru dalam hubungan kedua negara, yang sempat mengalami ketegangan pada 2019 setelah perdana menteri Malaysia saat itu, Mahathir Mohamad, mengkritik keputusan India mencabut status khusus Jammu dan Kashmir.

Kunjungan Anwar menandai upaya baru untuk memperkuat hubungan antara kedua negara. Hubungan bilateral mendapatkan momentum baru melalui peningkatan ke Kemitraan Strategis Komprehensif dan kesepakatan di bidang-bidang kunci. []

Baca Juga: AS Dilaporkan Serang Pulau Qeshm di Selat Hormuz, Ledakan Terdengar di Pesisir Selatan Iran

Mi’raj News Agency (MINA)

 

Baca Juga: Trump Sebut AS Kuasai Greenland, Ini Isi Kesepakatannya

Rekomendasi untuk Anda