Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Presiden Terpilih Irlandia Sebut Israel Negara Teroris

sri astuti Editor : Widi Kusnadi - Senin, 27 Oktober 2025 - 16:43 WIB

Senin, 27 Oktober 2025 - 16:43 WIB

54 Views

Presiden terpilih Irlandia, Catherine Connolly. (Foto: Connolly for President)

Dublin, MINA – Presiden terpilih Irlandia, Catherine Connolly adalah seorang anggota parlemen independen yang telah lama menyuarakan dukungannya terhadap Palestina dan menyebut Israel sebagai negara teroris.

Connolly, 68, seorang independen sayap kiri, meraih 63% suara dalam kemenangan telak pemilihan umum pada Sabtu (25/10), dengan mudah mengalahkan rivalnya dari sayap kanan-tengah, mantan menteri Kabinet Heather Humphreys. The New Arab melaporkan.

Politisi tersebut menang setelah partai-partai oposisi berhaluan kiri di Irlandia, termasuk Sinn Féin, bersatu untuk mendukungnya, dan ia diharapkan menjadi suara yang berani untuk menantang pemerintah sayap kanan-tengah Irlandia.

Meskipun presiden Irlandia memegang peran yang sebagian besar bersifat seremonial dan tidak memiliki wewenang eksekutif seperti membentuk undang-undang, mereka mewakili Irlandia di panggung dunia dan sering dianggap sebagai suara pemersatu dalam isu-isu besar.

Baca Juga: Akademisi Iran yang Dipenjara di Prancis Atas Sikap Anti-Genosida Kembali ke Rumah

Connolly akan menggantikan Michael D. Higgins, seorang presiden populer yang juga vokal tentang perang di Gaza dan anggaran NATO, di antara hal-hal lainnya.

Connolly berjanji untuk menjadi presiden yang inklusif, yang akan memperjuangkan keberagaman dan menjadi suara untuk perdamaian.
Pada bulan September, ia menuai kecaman karena menyebut Hamas “bagian dari jalinan rakyat Palestina”. Perdana Menteri Micheál Martin mengkritiknya karena tampak enggan mengutuk tindakan kelompok militan tersebut pada 7 Oktober 2023.

Ia kemudian menegaskan bahwa ia “sangat mengutuk” tindakan Hamas, sekaligus mengkritik Israel karena melakukan genosida di Gaza.

Connolly juga berusaha mengingatkan kalangan politik Irlandia bahwa sejarah tidak dimulai pada 7 Oktober, merujuk pada pendudukan dan pemukiman ilegal Israel di Tepi Barat, serta blokade Gaza yang berlangsung hampir dua dekade. []

Baca Juga: Lebanon dan Israel Sepakat Gelar Negosiasi Langsung Usai Pertemuan di AS

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda

Eropa
Internasional
MINA Sport
MINA Sport
Internasional