Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ratusan Pemukim Yahudi Serbu Al-Aqsa di Bawah Kawalan Polisi

Arina Islami Editor : Sri Astuti - Senin, 14 September 2026 - 23:20 WIB

Senin, 14 September 2026 - 23:20 WIB

23 Views ㅤ

Kelompok ekstrimis Yahudi melakukan penyerbuan ke situs suci umat muslim, Masjid Al-Aqsa. (Foto: Anadolu)

Yerusalem, MINA — Sedikitnya 102 pemukim ilegal Yahudi pada Senin (14/9), bertepatan dengan hari ketiga perayaan Tahun Baru Yahudi, menyerbu  kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur, dengan pengawalan ketat polisi Zionis Israel.

Mereka melakukan tur provokatif dan menjalankan ritual Talmud di bagian timur kompleks, berhadapan dengan Kubah Shakhrah (Dome of the Rock).

Salah satu tokoh yang turut berada dalam aksi tersebut adalah Rabbi Elisha Wolfson,  yang dikenal memimpin lembaga pendidikan keagamaan terkait aktivitas di kompleks Al-Aqsa.

Ia sebelumnya juga tercatat beberapa kali memasuki kompleks tersebut bersama para pemukim dan melakukan ritual Talmud.

Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900

Aksi tersebut berlangsung sehari setelah 593 pemukim Israel memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa pada Ahad (13/9).

Menurut Kegubernuran Yerusalem, para pemukim ilegal memasuki kompleks melalui Gerbang Maghariba di bawah perlindungan pasukan Israel.

Pada saat yang sama, otoritas penjajah Israel memperketat pembatasan terhadap jamaah Muslim yang hendak memasuki Masjid Al-Aqsa.

Sejumlah akses menuju masjid dibatasi, sementara penjagaan diperketat di sekitar kompleks dan Kota Tua Yerusalem.

Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa

Kelompok-kelompok yang berafiliasi dengan organisasi yang disebut “Organisasi Bait Suci” sebelumnya menyerukan peningkatan penyerbuan ke Masjid Al-Aqsa serta pelaksanaan ritual keagamaan Yahudi di dalam kompleks selama rangkaian Tahun Baru Yahudi.

Gerakan Hamas memperingatkan bahwa peningkatan pelanggaran di Masjid Al-Aqsa merupakan upaya untuk memaksakan realitas keagamaan baru dan mengubah status quo historis serta hukum yang berlaku di tempat suci tersebut.

Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Palestina mencatat sebanyak 5.209 pemukim Israel memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa sepanjang Agustus 2026, dengan ritual keagamaan Yahudi juga dilakukan di dalam kompleks di bawah perlindungan polisi Israel.

Yordania pada Ahad juga mengecam penyerbuan berulang ke Masjid Al-Aqsa, pembatasan terhadap jamaah Muslim, serta praktik provokatif di dalam kompleks.

Baca Juga: Serangan Terbaru Israel Tewaskan Seorang Warga Gaza, Sejumlah Lainnya Terluka

Pemerintah Yordania menegaskan bahwa seluruh area seluas 144 dunum di Masjid Al-Aqsa merupakan tempat ibadah khusus umat Islam dan berada di bawah yurisdiksi Wakaf Islam Yerusalem.[]

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Netanyahu Ancam akan Lakukan Lebih Banyak Pembunuhan di Gaza

Rekomendasi untuk Anda