Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

RI dan Arab Saudi Bahas Antisipasi Kenaikan Biaya Penerbangan Haji

Mujiburrahman Editor : Widi Kusnadi - Selasa, 31 Maret 2026 - 07:31 WIB

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:31 WIB

9 Views ㅤ

Madinah, MINA – Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak melakukan pertemuan bilateral dengan Wakil Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Abdulfattah bin Sulaiman Mashat, di Madinah guna mengantisipasi potensi kenaikan biaya penerbangan haji.

Pertemuan tersebut menyoroti meningkatnya kekhawatiran terhadap kemungkinan kenaikan harga bahan bakar global yang dipicu konflik internasional dan berdampak pada krisis energi.

Kondisi ini dinilai dapat mempengaruhi biaya operasional penerbangan haji, yang selama ini menjadi komponen penting dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Dalam keterangannya di Jakarta, Senin (30/3), Dahnil menegaskan bahwa kedua negara memiliki perhatian yang sama dalam menjaga kualitas layanan bagi jamaah haji, khususnya terkait transportasi udara dan logistik.

Baca Juga: Presiden Nigeria Tinubu Masuki Ka’bah dan Shalat di Dalamnya

“Keselamatan jamaah menjadi prioritas utama, terutama terkait keamanan penerbangan dan ketersediaan logistik pangan. Kenaikan harga bahan bakar perlu menjadi perhatian bersama, sehingga kedua negara dapat mengantisipasi agar layanan penerbangan tetap optimal,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa koordinasi antara Indonesia dan Arab Saudi akan terus diperkuat guna memastikan penyelenggaraan ibadah haji berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh jamaah.

Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi sepakat untuk mengkaji berbagai langkah strategis guna menekan dampak kenaikan biaya, termasuk kemungkinan efisiensi operasional serta optimalisasi dukungan layanan bagi jamaah haji.

Pertemuan bilateral ini menjadi bagian dari upaya diplomasi haji yang terus dilakukan Indonesia dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan serta melindungi kepentingan jamaah di tengah dinamika global yang tidak menentu. []

Baca Juga: Prodi Bahasa Indonesia di Universitas Al-Azhar Diminati 600 Mahasiswa

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda