Ribuan Umat Islam Hadiri Shalat Subuh Berjamaah di Masjid Agung Al Azhar

Jakarta, 16 Ra’biul Akhir 1438/15 Januari 2017 (MINA) – Ribuan Umat Islam Hadiri Shalat Subuh Berjamaah di Masjid Agung Al Azhar untuk mengikuti Tabligh Akbar Politik Islam (TAPI) ke-7 yang mengangkat tema “Memilih Pemimpin Muslim.”

Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa-MUI, Bachtiar Nasir mengungkapkan persepsi-persepsi umat Islam terhadap persoalan khilafiyah belakangan ini mulai hilang. Umat bisa bersatu dengan meninggalkan hal-hal khilafiyah yang selama ini diperdebatkan.

“Saya Muhammadiyah, tetapi undangan Maulidan sekarang ratusan. Habib Rizieq itu NU, tapi sekarang banyak diundang Muhammadiyah,” kata Bachtiar dalam ceramahnya, di Masjid Agung Al-Azhar, Jakarta, Ahad (15/1).

Lebih lanjut Bachtiar mengatakan, “sekarang ini adalah momentum bangkitnya umat Islam. Gerakan yang dimulai sejak aksi fenomenal 2 Desember 2016 lalu dimulai di waktu subuh,” ujar Bachtiar.

“Sekarang sebagian masjid-masjid di Indonesia shalat subuhnya sudah sama ramainya dengan shalat Jumat dan Idul Fitri. Kalau ini ini dijaga terus akan lahir pasukan subuh,” kata Bachtiar sembari menceritakan pengalaman yang dalaminya di sebuah Masjid di Malang, Jatim, yang shalat subuhnya juga diikuti ribuan orang.

“Suasana shalat subuh di Masjid Agung Al Azhar, nampak istimewa tidak seperti biasanya, kali ini jamaah memenuhi seluruh ruangan masjid, serambi luar, bahkan hingga meluber ke pelataran yang mengelilinginya,” terang Bachtiar.

” Tidak sedikit jamaah yang menginap di lokasi sejak Sabtu malam. Saking banyaknya jamaah, mereka yang hadir sebelum azan subuh pun kesulitan untuk dapat masuk ke dalam masjid,” kata Bachtiar.

TAPI ke-7 menghadirkan sejumlah narasumber yakni Ketua GNPF-MUI Bachtiar Nasir, Cagub DKI Jakarta Anies Baswedan, Sekjen FUI KH Muhammad Al Khaththath, Wasekjen MUI Pusat KH Tengku Zulkarnaen dan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah HM Amien Rais.

Sebelum penyampaian ceramah dilakukan pelantikan Ketua Pengajian Politik Islam (PPI) yang baru Hamdan Zoelva, yang Ketua Umum Syarikat Islam dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi. (L/R03/P1)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)