Moskow, MINA – Rusia memasok komponen drone dan amunisi ke Iran melalui jalur pelayaran di Laut Kaspia, demikian laporan NBC News yang mengutip dokumen pemerintah Eropa pada Rabu (19/8).
Dokumen yang diverifikasi oleh pejabat Barat yang tidak disebutkan namanya itu mengungkapkan bahwa lebih dari dua lusin kapal telah melakukan perjalanan melalui jalur tersebut untuk mengisi kembali persediaan militer Teheran. laporan Kyiv Independen pada Kamis (20/8).
Peristiwa terjadi di tengah meningkatnya konflik Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran.
Sementara itu, pasukan Ukraina pada 25 Juli 2026 mengklaim telah menyerang sebuah kapal Iran yang mengangkut kargo militer antara Iran dan Rusia di Laut Kaspia.
Baca Juga: Trump Ancam Gunakan Veto Usai Demokrat Menang Pemilu Sela AS
Dinas Keamanan Ukraina (SBU) menyatakan bahwa serangan tersebut merupakan bagian dari upaya menghambat aliran persenjataan ke Rusia.
Kementerian Luar Negeri Iran merespons dengan menyatakan bahwa serangan tersebut menargetkan sebuah kapal komersial, menewaskan satu pelaut dan melukai yang lain. Iran menggambarkan langkah tersebut sebagai “tindakan agresi yang dapat semakin membakar dan memperluas api perang.”
Kerja Sama Rusia-Iran Kian Erat
Seiring Kremlin terus menghadapi isolasi internasional akibat perang melawan Ukraina, Moskow dan Iran telah memperdalam kerja sama di berbagai bidang, termasuk militer dan teknologi.
Baca Juga: Demokrat Unggul di Pemilu Sela AS, Keisha Bottoms hingga Deb Haaland Ukir Sejarah Baru
Laut Kaspia menjadi jalur logistik yang relatif aman bagi kedua negara untuk saling memasok peralatan militer, karena wilayah tersebut tidak berada di bawah pengawasan ketat negara-negara Barat seperti jalur laut lainnya. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Yair Golan Kritik Netanyahu Usai Trump Umumkan Penghentian Bantuan AS untuk Israel
















Mina Indonesia
Mina Arabic