Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Semen Padang vs Persija: 2 Kartu Merah untuk Macan Kemayoran, 2 Gol Tercipta

Rudi Hendrik Editor : Widi Kusnadi - Senin, 22 Desember 2025 - 21:23 WIB

Senin, 22 Desember 2025 - 21:23 WIB

33 Views ㅤ

Allano, pemain Persija Jakarta melakukan pelanggaran yang menggagalkan gol Maxwell ke gawang Semen Padang pada Super League 2025/26, Senin malam, 22 Desember 2025 di Stadion Haji Agus Salim, Padang. (Foto: Persija.id)

Padang, MINA – Semen Padang bermain imbang 0-0 di babak pertama melawan tim kuat Persija Jakarta dalam lanjutan Super League 2025/26, Senin (22/12) malam di Stadion Haji Agus Salim, Padang.

Macan Kemayoran dari Jakarta harus kehilangan satu kukunya ketika Figo Dennis mendapat kartu merah pada menit ke-37, sehingga Persija harus bermain dengan sepuluh pemain.

Keunggulan jumlah pemain belum mampu dimanfaatkan oleh Semen Padang dengan baik, sehingga skor tetap 0-0 hingga istirahat.

Pertandingan babak kedua dimulai.

Baca Juga: Usai Juara FIFA ASEAN Cup, Timnas Indonesia Bersiap Hadapi Piala Asia 2027

Semen Padang menyerang bertubi-tubi

Pertandingan babak kedua dimulai dari kaki Semen Padang. Pada menit pertama babak kedua itu, Kabau Sirah langsung menyerang dan mengancam, memancing riuh dukungan suporter tuan rumah.

Namun, Persija Jakarta masih mampu menahan gempuran dan mengambil alih bola.

Selanjutnya, Semen Padang terus mencoba peruntungan dengan serangan bertubi-tubi, tetapi pertahanan tim tamu masih solid.

Baca Juga: Ini Kata-Kata Pelatih John Herdman Usai Timnas Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sebaliknya, Macan Kemayoran sesekali melakukan serangan balasan yang juga masih dapat dipatahkan oleh tim tuan rumah.

Persija juga mengancam

Pertandingan sengit terus terjadi. Di saat Semen Padang menekan dengan serangan-serangan mengancam, Persija Jakarta juga mampu melakukan serangan dan bahkan menguasai bola dengan durasi yang cukup lama.

Tendangan Bruno Tubarao (88) yang on target masih dapat ditepis oleh kiper Arthur (1).

Baca Juga: Timnas Portugal Masih Buka Pintu untuk Ronaldo, Pelatih Jorge Jesus Sebut Hanya Kesalahpahaman

Hingga menit ke-60, pertandingan masih tanpa gol.

Persija pegang kendali

Pada menit ke-65, angin serangan berubah arah menuju ke pertahanan Semen Padang. Dua sepak pojok dari Persija mengancam, tetapi kiper Arthur bertindak tepat dalam memenangkan bola di udara.

Selanjutnya, skuad Macan Kemayoran justru melakukan tekanan bertubi-tubi di area pertahanan Kabau Sirah. Meski hingga menit ke-70, belum sukses menelurkan gol.

Baca Juga: “King Indo” Resmi Jadi “King ASEAN”

Serangan balik cepat, kegagalan Jordi Amat

Pertandingan kian sengit di sepuluh menit terakhir waktu normal. Kedua tim saling jual-beli serangan demi mencetak satu gol saja.

Akhirnya, pada menit ke-83, serangan balik Semen Padang yang cepat membuat para pemain belakang Persija Jakarta tertinggal satu langkah.

Cornelius Stewart (9) yang mendapat umpan terobosan segera masuk sendirian ke dalam kotak penalti. Kiper Persija Carlos Eduardo (1) segera maju.

Baca Juga: Juara FIFA ASEAN Cup, Ini Peringkat Indonesia di Dunia

Duel terjadi dan kiper Carlos memenangkan bola dengan menepisnya. Bola kemudian jatuh di kaki Pedro Matos (16) dan melakukan tendangan keras di saat kiper belum bangkit sempurna.

Jordi Amat dan Rizky Ridho sudah berposisi di depan gawang untuk melakukan penghadangan bola.

Jordi Amat mampu memblokir bola yang kencang sambil terjatuh. Namun, malang tidak dapat ditolak, seiring jatuhnya Jordi, bola justru memantul ke belakang, ke dalam gawang.

Rizky Ridho yang ada di belakang Jordi, kalah jarak dengan pergerakan bola.

Baca Juga: Emil Audero: Kiper Timnas Indonesia yang Menepis Mimpi Buruk

Gol. Skor seketika berubah 1-0.

Akhirnya Semen Padang unggul.

Kartu merah kedua

Pada menit ke-90+4, wasit Steven melakukan pengecekan VAR di luar lapangan. Insiden yang diamati adalah Fabio Calonego (97) yang menyikut wajah Irsyad Maulana (88) saat sedang ambil posisi di dalam kotak penalti milik Semen Padang.

Baca Juga: Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Melalui Drama Adu Pinalti

Wasit kemudian mengganjar Fabio kartu merah. Itu menjadi kartu merah kedua bagi Persija Jakarta.

Di sisa waktu injury time, Macan Kemayoran main dengan 9 pemain.

Gol spektakuler

Namun, pada menit ke-90+10, Maxwell (99) mencetak gol spektakuler dari sudut sempit. Maxwell yang membawa bola di samping kanan wilayah Semen Padang melakukan tendangan keras diagonal dalam bayang-bayang bek tuan rumah.

Baca Juga: Indonesia Pulang dari Asian Games dengan 39 Medali, 5 Emas, Apa yang Harus Dibenahi?

Bola melesat kencang dan gagal diblokir oleh kiper Arthur.

Gol. Skor 1-1. Maxwell seketika melakukan selebrasi emosional dengan membuka jersey miliknya. Tidak peduli akan diganjar kartu kuning.

Pelanggaran Allano kekalahan Persija

Namun, wasit Steven kemudian mendapat bisikan keramat dari ruang VAR, mendorong wasit pergi meninjau rekaman di luar lapangan. Itu menjadi isyarat buruk bagi Persija yang baru saja menyamakan kedudukan 1-1.

Baca Juga: Pemain Israel Diduga Ludahi Staf Timnas Irlandia dalam Laga Nations League

Rekaman yang disorot bukan proses terjadinya gol, tetapi insiden sebelum Maxwell mendapat bola.

Ketika Allano menggiring bola, dia diganggu oleh satu pemain Semen Padang. Tangan Allano yang mengayun ke belakang mengenai wajah pemain lawan yang ada di belakangnya.

Atas insiden yang dianggap pelanggaran oleh Allano, maka gol Persija pun dibatalkan.

Para pemain Persija segera melakukan protes lisan kepada wasit Steven. Namun, sang hakim pertandingan itu bergeming. Skor tetap 1-0 untuk Semen Padang.

Baca Juga: Malaysia vs Vietnam: Gol Pemain Pengganti Buat Harimau Malaya Raih Perunggu FIFA ASEAN Cup 2026

Angka itu kemudian bertahan hingga peluit panjang mengakhiri pertandingan.

Akhirnya, Semen Padang menang gemilang.

Kemenangan itu membuat Semen Padang naik ke posisi 16 di klasemen sementara, bersiap keluar dari zona degradasi. Sementara Persija Jakarta tetap di posisi 3, tapi gagal membalas kudeta Persib Bandung. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda