Padang, MINA – Semen Padang menjamu tim kuat Persija Jakarta dalam lanjutan Super League 2025/26, Senin (22/12) malam di Stadion Haji Agus Salim, Padang.
Kedua tim dalam performa berbeda. Persija tampil konsisten dan berada di papan atas, yakni peringkat ketiga, dengan membukukan 29 poin dari 13 pertandingan. Sementara Kabau Sirah di zona degradasi.
Pelatih Semen Padang Dejan Antonic menerapkan formasi 4-3-2-1 dan pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza menerapkan skema 4-2-3-1.
Peluang Maxwell
Pertandingan babak pertama dimulai dari kaki Persija Jakarta. Pada menit pertama, Macan Kemayoran mencipta peluang dari sepak pojok yang disepak oleh Allano (17). Namun, Maxwell (99) hanya mengeluarkan bola dari lapangan.
Baca Juga: Megawati Hangestri Tampil Buruk, IBK Altos Tekuk Hyundai Hillstate 3-0
Menit berikutnya, Semen Padang bisa langsung mengancam ke dalam kotak penalti tim tamu, meski kemudian masih mampu dipatahkan oleh Rizky Ridho (5) dan rekan-rekan.
Peluang kembali dibuat oleh Maxwell (99) pada menit ke-9. Tembakan diagonalnya dari luar kotak penalti memaksa kiper Arthur (1) melompat jauh ke kiri. Arthur gagal menjangkau bola, tapi untung bola masih sedikit melebar.
Semen Padang beri perlawanan
Serangan Persija Jakarta terus menggempur pertahanan Semen Padang, tetapi hingga menit ke-15, para pemain Kabau Sirah mampu mematahkan dominasi tim tamu.
Baca Juga: Pakhtakor vs Al-Nassr: 2-6, Tuan Rumah Dibantai
Bukan sekedar jadi penyambut tamu, tetapi Semen Padang juga meberi tandukan bagi pertahanan Macan Kemayoran. Hingga menit ke-30, Semen Padang masih mampu memberi perlawanan, termasuk penyelamatan penting oleh kiper Arthur terhadap bola sepakan Jordi Amat (21) dari sisi kanan.
Kesalahan berbuah kartu merah
Pada menit ke-37, pemain Persija Jakarta, Figo Dennis (28) melakukan kesalahan. Terlalu lama menguasai bola, membuat pemain Semen Padang, Muhammad Ridwan (19) mencuri bola dari kakinya dan segera bertolak menuju arah kotak penalti.
Kondisi berbahaya bagi Persija itu memaksa Figo melakukan tindakan pencegahan dengan cara menarik badan Ridwan dari belakang hingga terjatuh.
Baca Juga: Pakhtakor vs Al-Nassr: 1-3 pada Babak Pertama, Joao Felix Brace
Kejadian di luar kotak penalti itu segera memberi Figo kartu kuning kedua yang disusul kartu merah.
Maka selanjutnya Persija Jakarta bermain dengan 10 pemain. Semen Padang unggul jumlah pemain.
Persija justru mengancam
Meski bermain minus pemain, Persija Jakarta justru mengancam pada waktu tambahan babak pertama.
Baca Juga: Megawati Hangestri Tanding Selasa Besok, GS Caltex dan Pink Spider Menang di Laga Pertama
Pada menit ke-45+1, Persija mendapat tendangan bebas yang kemudian menciptakan peluang emas. Umpan crossing berkelas Dony Tri Pamungkas (77) ke depan gawang Semen Padang disambut oleh dorongan dada Eksel Runtukahu (98). Namun, bola tipis menyamping di kanan gawang.
Kabau Sirah tidak mau kalah. Pada menit akhir waktu tambahan, sang kapten, Angelo Meneses (24) yang mendapat umpan crossing di depan gawang Persija melakukan tandukan dengan bebas. Namun, bola menghantam mistar gawang dan bola memantul ke luar lapangan.
Akhirnya, jeda pertandingan pun tiba. Skor masih imbang 0-0. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Liverpool vs Arsenal: The Gunners Menang Bersejarah di Anfield dan Kokoh di Puncak
















Mina Indonesia
Mina Arabic